Fujifilm Optimistis Saingi Pemain Besar Mirrorless

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 16 Nov 2016 14:58 WIB
kamera
Fujifilm Optimistis Saingi Pemain Besar Mirrorless
Fujifilm X-A3

Metrotvnews.com, Jakarta: Fujifilm baru saja merilis kamera mirrorless terbarunya di Indonesia, yaitu Fujifilm X-A3. Kamera mirrorless tersebut menyasar pengguna pemula yang didominasi oleh pengguna usia muda yang sebagian besar aktifitasnya adalah melakukan selfie dan vlogging.

Fujifilm memang sengaja menyasar pasar tersebut karena menurut riset internalnya, pasar pengguna pemula sangat besar, terutama di Asia Tenggara.

"Pasarnya sangat besar di Asia Tenggara. Itu sebabnya kamera baru ini (X-A3) sebenarnya lebih dirancang untuk pengguna di kawasan tersebut," ujar Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Masatsugu Naito, kepada Metrotvnews.com.

"Namun, bukan berarti kamera ini tidak tersedia di wilayah lain. Hanya saja, pasar wilayah lain seperti Amerika Serikat lebih cenderung ke kamera kelas menengah seperi Fujifilm X-T2."

Naito juga mengatakan, pasar kamera mirrorless di Indonesia sangat menjanjikan. Saat ini, Fujifilm telah menguasai pasar tersebut dengan pangsa pasar mencapai 30 persen. Dengan kontribusi hingga 50 persen dari total penjualannya, kamera mirrorless kelas pemula merupakan salah satu lini andalan Fujifilm saat ini.



Naito juga tidak takut dengan keberadaan smartphone yang kameranya semakin canggih. Baginya, smartphone tidak bisa dibandingkan langsung dengan kamera mirrorless karena besar sensornya sudah jauh berbeda. Naito berpendapat, kamera compact yang justru akan tenggelam karena keberadaan kamera smartphone.

Sementara ketika disinggung mengenai persaingan di pasar Indonesia, Naito mengatakan pihaknya masih sangat optimistis meski pemain di pasar kamera mirrorless semakin banyak.

"Sebelumnya pemain di pasar kamera mirrorless bisa dikatakan hanya dua dan kami adalah salah satunya. Saat ini banyak merek besar yang juga terjun ke pasar ini, tapi kami tetap optimis dengan keunggulan produk kami," ujar Naito.

Saat ini Fujifilm memang sangat fokus mengembangkan kamera mirrorless. Bahkan mereka sama sekali tidak memiliki kamera mirrorless dengan sensor full-frame dan hanya bermain di pasar kamera APS-C serta medium-format.

Tahun depan, Fujifilm akan lebih fokus di pengembangan lensa serta akan menghadirkan kamera GFX 50S yang merupakan kamera mirrorless medium-format pertama di dunia.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.