Didukung Mitra Kuat, iLotte Jamin Keamanan

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 10 Oct 2017 15:44 WIB
e-commerce
Didukung Mitra Kuat, iLotte Jamin Keamanan
iLotte bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk menjamin keamanan situs dan aplikasi layanannya.

Metrotvnews.com, Jakarta: Hadir sebagai e-commerce karya perusahaan gabungan Lotte Group dan Salim Group, iLotte mengumumkan keamanan siber sebagai salah satu fokus utamanya. Hal tersebut disampaikan bersamaan dengan peluncuran resminya di Indonesia, hari ini, Selasa (10/10/17) di Noble House Mega Kuningan.

"Security menjadi concern utama kami saat mengembangkan iLotte, karenanya kami bekerja sama dengan beberapa vendor security untuk menjamin keamanan kami. Kami juga bekerja sama dengan pihak CBN dan pihak dari Korea Selatan, untuk makin menjamin keamanan," ujar Chief Marketing Officer iLotte, Ardi Sudarto.
 

Baca: iLotte Meluncur, Padukan E-Commerce dan Mall


Disinggung soal pemilihan waktu peluncuran iLotte, Chief Excecutive Officer iLotte, Philip Lee menyebut, saat ini menjadi waktu yang tepat bagi perusahaan. Sebab saat ini ekonomi di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan, dan didukung oleh tingginya jumlah penduduk generasi milenial.

Selain itu, banyaknya open market di Indonesia juga dinilai Lee sebagai waktu terbaik untuk menghadirkan konsep dan model e-commerce baru. Penilaian tersebut turut mendukung misi Salim Group untuk memiliki ekosistem digital.

Untuk memiliki sebuah ekosisitem digital yang kuat, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan peralatan. iLotte dinilai salah satu perusahaan raksasa di Indonesia ini sebagai salah alat pendukung misinya tersebut.

iLotte juga menyebut mencoba menghindari kompetisi dengan perusahaan ritel lain sehingga memutuskan untuk mengusung model e-commerce serupa Mall. Menawarkan fitur pengiriman, iLotte bekerja sama dengan logistik pihak ketiga, dan juga mengelola petugas jasa pengiriman tersebut sendiri.

Sementara itu, e-commerce dengan nilai investasi awal sebesar USD100 juta dan akan bertambah ini tidak menargetkan besaran transaksi tertentu, dan lebih terfokus pada brand awareness untuk layanannya tersebut.


(MMI)