MWC 2018

Saingi Apple Animoji, Samsung Gandeng Disney Buat Emoji AR

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 26 Feb 2018 08:28 WIB
samsungmwc 2018
Saingi Apple Animoji, Samsung Gandeng Disney Buat Emoji AR
Samsung memperkenalkan fitur AR Emoji di acara pengumuman Galaxy S9 dan Galaxy S9+.

Jakarta: Samsung memperkenalkan fitur AR Emoji dalam acara peluncuran Samsung Galaxy S9 dan Galaxu S9+. Fitur ini berfungsi untuk memindai wajah pengguna untuk menciptakan emoji personal peniru gerakan.

Selain itu, Samsung juga bekerja sama dengan Disney untuk merealisasikan AR Emoji. Kerja sama ini memungkinkan Samsung menghadirkan kreasi AR Emoji menggunakan karakter terkenal karya Disney. Pengumuman ini dinilai menjadi kejutan bagi Apple, terutama karena Steve Jobs merupakan salah satu pemegang saham terbesar Disney.

Selain itu, President Disney juga merupakan anggota dari dewan pemegang saham di Apple. Apple dan Disney juga telah bekerja sama pada proyek lain dan Mickey Mouse merupakan opsi tampilan antarmuka dan wajah untuk Apple Watch.

Disney merupakan salah satu nama besar di industri hiburan dan memiliki banyak karakter yang dikenal di dunia. Popularitas animasi seperti Mickey Mouse, Minnie Mouse, Goofy, Pluto, dan Donal Duck dinilai akan mampu menarik perhatian pengguna anak dan orang dewasa.

Namun, karena anak-anak umumnya tidak membuat keputusan terkait dengan pembelian smartphone, Samsung diperkirakan menyasar konsumen dewasa melalui kehadiran fitur Disney AR Emoji ini. Sementara itu, Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+ akan resmi diluncurkan pada tanggal 16 Maret mendatang.

Sebelumnya, gambar dari smartphone flagship terbaru Samsung bocor dari aplikasi resmi yang perusahaan itu rilis. Gambar Galaxy S9 ini dibuat dengan tujuan untuk memungkinkan pengunjung dalam acara Samsung di MWC 2018 untuk melihat Galaxy S9 melalui aplikasi dengan teknologi augmented reality.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.