Badan Intelijen India Minta Tentara Hapus Aplikasi Tiongkok

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 30 Nov 2017 17:44 WIB
cyber security
Badan Intelijen India Minta Tentara Hapus Aplikasi Tiongkok
Pasukan penjaga perbatasan dilarang gunakan WeChat. (Wikimedia Commons)

Jakarta: Biro Intelijen India (IB) telah meminta para pasukan yang berjaga di perbatasan Tiongkok untuk menghapus 42 aplikasi buatan Tiongkok, seperti WeChat, Truecaller, Weibo, UC Browser dan UC News.

Alasannya, mereka khawatir pemerintah Tiongkok memata-matai mereka melalui aplikasi-aplikasi tersebut, lapor The Drum

IB mengklaim, Tiongkok menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut untuk mencuri data sensitif yang bisa membuat keamanan India dalam bahaya. Sebelum ini, Tiongkok juga telah mengalahkan pembuat smartphone India dengan melakukan inovasi dan marketing strategis, yang membuat IB curiga. 

IB meminta para pasukan di Line of Actual Control (LAC), perbatasan Tiongkok, untuk menghapus sejumlah aplikasi buatan Tiongkok atau melakukan reformat ponsel mereka, lapor Times of India. Tentara dan polisi perbatasan yang bertugas di sekitar LAC biasanya memang mendapatkan perintah terkait keamanan siber secara rutin.

Tujuan perintah itu adalah untuk memastikan tidak ada pasukan yang menjadi korban dari serangan siber, terutama karena belakangan, memata-matai negara dengan menyelipkan malware pada software untuk smartphone atau komputer menjadi hal yang biasa dilakukan. 

"Semua anggota pasukan diharapkan akan menjaga keamanan ponsel mereka, baik ponsel pribadi ataupun ponsel dari pemerintah, juga komputer mereka," kata pihak pemerintah India.

"Peringatan dan pencegahan untuk menggunakan aplikasi mobile atau perangkat elektronik buatan Tiongkok memang secara rutin diberitahukan."


(MMI)