Samsung Galaxy S9 Muncul Januari Tahun Depan?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 23 Nov 2017 08:46 WIB
samsung
Samsung Galaxy S9 Muncul Januari Tahun Depan?
Galaxy S9 disebut akan memiliki desain yang sama dengan Galaxy S8. (Wccftech)

Jakarta: Samsung berencana memamerkan generasi berikutnya dari jajaran Galaxy S lebih cepat dari biasanya, menurut seseorang yang tahu rencana perusahaan.

Samsung akan memamerkan Galaxy S9 dan S9+ dalam Consumer Electronic Show yang digelerpada bulan Januari di Las Vegas. Sayangnya, seperti yang disebutkan oleh VentureBeat, masih belum diketahui berapa banyak informasi yang akan Samsung berikan dalam acara tersebut.

Dikabarkan, Samsung masih berencana meluncurkan smartphone premium barunya pada bulan Maret, sama seperti Galaxy S8 dan S8+. 

Jajaran Galaxy S9 juga disebutkan akan memiliki tampilan serupa dengan pendahulunya tapi memiliki spesifikasi yang lebih baik. Memiliki nama kode Star 1 dan Star 2 -- dengan nomor model SM-G960 dan SM-G965 -- Galaxy S9 dan S9+ akan memiliki layar Super AMOLED sebesar 5,8 inci dan 6,2 inci. Keduanya juga masih memiliki layar "Infinity", sama seperti jajaran Galaxy S8.

Meskipun masih belum diketahui prosesor apa yang akan Samsung gunakan, mereka kemungkinan mengadopsi prosesor dengan teknik fabrikasi 10-nanometer, yang berarti Snapdragon 845 dari Qualcomm dan prosesor Exynos dengan kelas yang sama. 

Satu hal yang menarik, S9+ akan memiliki RAM 6GB, sementara S9 hanya akan memiliki RAM 4GB. Selain itu, versi plus dari S9 juga akan memiliki kamera belakang ganda, serupa Galaxy Note 8.

Kedua varian dari Galaxy S9 akan memiliki memori internal 64GB, lengkap dengan slot microSD. Untungnya, Samsung dikabarkan tidak akan menghilangkan port audio. Samsung disebut akan memasang kamera secara vertikal di bagian belakang dan meletakkan sensor sidik jari di bawah kamera.

Perusahaan asal Korea Selatan itu tampaknya mendengarkan protes tentang letak sensor sidik jari yang aneh pada 3 smartphone premium Samsung yang diluncurkan tahun ini. 

Samsung juga berencana untuk membuat ponsel barunya kompatibel dengan DeX docking station. DeX adalah teknologi yang membuat smartphone yang kompatibel bekerja layaknya PC ketika dihubungkan dengan monitor eksternal. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.