Anak Muda di AS Mulai Tinggalkan Facebook

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 12 Feb 2018 19:46 WIB
facebook
Anak Muda di AS Mulai Tinggalkan Facebook
Facebook.

Jakarta: Firma riset pasar eMarketer memprediksi di tahun ini jumlah pengguna Facebook akan berkurang terutama di Amerika Serikat.

eMarketer memprediksi jumlah pengguna aktif bulanan Facebook di Amerika Serikat tahun ini akan meningkat 1 persen dari julah di tahun lalu menjadi 169,5 juta pengguna. Prediksi lainnya porsi pengguna Facebook akan didominasi generasi tua.

Alasannya eMarketer melihat banyak pengguna dari usia muda yang meninggalkan Facebook karena banyak dari generasi tua seperti orang tua dan kakek-nenek mereka yang mulai fasih menggunakan Facebook sehingga mereka merasa media sosial ini tidak lagi asyik.

eMarketer menilai di tahun ini untuk pertama kalinya kurang dari separuh pengguna Facebook di rentang usia 12-17 tahun hanya mengakses Facebook paling sedikit 1 kali dalam sebulan.

Dikutip dari artikel eMarketer, di tahun 2018 angka pengguna Facebook di usi 11 tahun dan di bawahnya akan berkurang hingga 9,3 persen. Selain itu pengguna di usia 12-17 tahun juga mengalami penurunan sebanyak 5,6 persen dan 5,8 persen untuk di rentang usia 18-24 tahun.

Diprediksi Facebook akan kehilangan 2 juta pengguna di usia 24 tahun atau di bawahnya. Meskipun Facebook masih memiliki Instagram tapi eMarketer mengklaim tidak semuanya akan beralih ke media sosial tersebut.

Prediksi dari eMarketer, Instagram akan mengalami peningkatan jumlah pengguna sebanyak 1,6 juta dari kalangan berusia24 tahun atau di bawahnya.

Justru Snapchat mengalami peningkatan lebih banyak yaitu 1,9 juta dari kalangan pengguna di usia yang sama dengan Instagram.

Instagram saat ini memang masih memiliki basis jumlah pengguna lebih banyak dari Snapchat saat ini tapi dengan prediksi tadi maka jumlah pengguna Snapchat bisa menyalip dan melesat tumbuh lebih besar.

Hal ini didorong dari langkah Snapchat merubah model platformnya termasuk membuatnya lebih mudah digunakan. Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah berapa lama kalangan generasi muda betah menggunakan Snapchat hingga generasi tua juga mulai bisa menggunakan Snapchat.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.