Bos Apple Music Mundur Bulan Agustus Tahun Ini, Ada Apa?

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 07 Jan 2018 10:19 WIB
apple
Bos Apple Music Mundur Bulan Agustus Tahun Ini, Ada Apa?
Jimmy lovine akan meninggalkan Apple Music pada bulan Agustus mendatang.

Jakarta: Tanggal 28 Mei mendatang merupakan hari perayaan keempat akuisisi Apple terhadap Beats Audio senilai USD3 miliar (Rp40 triliun). Empat tahun kemudian, akuisisi ini masih menjadi kesepakatan terbesar yang pernah dilakukan Apple.

Sebagai bagian dari transaksi, co-founder Beats Dr. Dre dan Jimmy lovine bergabung dengan Apple membantu operasional layanan streaming Apple Music, dan stasiun radio streaming Beats 1. Keduanya menerima saham berjumlah cukup besar dari Apple.

Proses pemberian saham Iovine akan rampung pada bulan Agustus, menurut Hits Daily Double, menjadi bulan yang dipilih eksekutif Music berusia 64 tahun tersebut terkait rencananya meninggalkan Apple.

Iovine telah membantu Apple menjadi layanan musik nomor dua setelah Spotify, dengan jumlah pelanggan sebanyak 30 juta. Spotify sendiri sekarang memiliki 70 juta pelanggan berbayar. Lovine bertanggung jawab memilih konten yang akan disiarkan dari Apple Music, dan mengembangkan sejumlah program orisinal.

Bekerja sama dengan sejumlah bintang dari kategori musik berbeda, lovine dinilai memiliki berpengalaman di ranah musik yang sesuai untuk pekerjaan yang diberikan Apple kepadanya. Namun, lovine mengaku siap menjalani kehidupan lain setelah berhasil menjual saham Apple miliknya.

Kabar persiapan pengunduran diri lovine ini dinilai tidak mengejutkan. Sebab pada bulan September 2017 lalu, lovine telah mengindikasiknan keinginannya untuk menyelesaikan permasalahan di industri musik streaming setelah meninggalkan Apple.

lovine sebelumnya memperkenalkan layanan musik streaming ke co-founder Apple Steve Jobs, yang ditemuinya pada tahun 2003. Selain itu. lovine juga mengauku sebagai penggemar dari iTunes dan iPod. lovine tidak mengemban jabatan khusus, sehingga belum dapat diketahui penggantinya di Apple.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.