UC Browser 12.0 Hadir di Indonesia, Apa yang Baru?

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 03 Feb 2018 09:26 WIB
teknologi
UC Browser 12.0 Hadir di Indonesia, Apa yang Baru?
Kepala Bagian Bisnis Internasional UC Browser Alibaba Mobile Business Group, Shallia Li.

Jakarta: UC Browser resmi menghadirkan versi terbaru UC Browser 12.0 di Indonesia, diklaim mampu menyuguhkan pengalaman penjelajahan lebih cepat. Versi baru ini juga diklaim mampu menyuguhkan konten bervariasi untuk pengguna di Indonesia.

"Kami dengan bangga mempersembahkan UC Browser 12.0 untuk pengalaman browsing yang lebih cepat dan cerdas yang juga memiliki beragam pilihan konten. Kami berharap peningkatan ini dapat memenuhi kebutuhan para pengguna Indonesia dalam aplikasi browser yang lebih maju dan konten digital yang berkualitas,” Kepala Bagian Bisnis Internasional UC Browser Alibaba Mobile Business Group, Shallia Li.

Selain konten lebih beragam, versi baru ini juga didukung teknologi Big Data dan algoritma, bertugas untuk mengoptimalkan konten dalam feed berita bagi pengguna. Versi ini juga dibekali fitur cuaca dan zodial, ditujukan agar pengguna dapat menyesuaikan lama utama mereka.

UC Browser juga menyematkan fitur no-buffering untuk menghadirkan tampilan video lebih baik pada perambannya.

UC Browser 12.0 telah mendukung format VP9 Codec, memungkinkan konsumsi data lebih hemat hingga 50 persen jika dibandingkan dengan versi sebelumnya, VP8, dengan kualitas video yang sama.

Versi ini juga didukung QUIC (Quick UDP Internet Connections), memungkinkan browser tampil lebih cepat serta dengan penggunaan bandwith yang lebih efisien, meski perangkat tengah berada dalam kondisi jaringan konektivitas yang buruk.

Kehadiran berbagai perbaikan dan peningkatan performa pada peramban versi terbarunya ini juga ditujukan UC Browser untuk mendorong penetrasi internet.

Sementara itu pada kuartal kedua hingga keempat 2017, UC mencatat peningkatan kontribusi pageview sebesar 50 persen pada kategori berita di perambannya.

UC juga menyebut konsumsi konten video yang dinikmati konsumen melalui peramban miliknya di India dan Indonesia mengalami pertumbuhan menjadi 60 persen.

Selain itu, kreator konten asal India dan Indonesia yang terdaftar di platform UC We-Media tercatat sebanyak 70.000, bertumbuh sebesar 10 kali lipat sepanjang tahun 2017 lalu.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.