MWC 2018

Bukan G7, LG V30+Alpha Bersiap untuk MWC 2018?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 22 Jan 2018 13:54 WIB
lgmwc 2018
Bukan G7, LG V30+Alpha Bersiap untuk MWC 2018?
LG V30+. (MTVN)

Jakarta: LG berencana untuk mengubah strategi divisi mobile miliknya demi mendorong pendapatan. Salah satu strategi yang mereka gunakan tampaknya adalah merilis ponsel ketika mereka merasa saat yang tepat dan tidak sekadar mengikuti jadwal peluncuran vendor lain. 

Dalam ajang Mobile World Congress yang akan diadakan bulan depan, LG mungkin tidak akan merilis LG G7, smartphone premiumnya. Sebagai gantinya, mereka hanya akan meluncurkan varian baru LG V30+ yang dinamai LG V30+α (alpha).

Sebelum ini, perusahaan asal Korea Selatan itu memang telah mengimplikasikan bahwa mereka akan mengurangi model ponsel yang mereka produksi, seperti yang disebutkan oleh Slash Gear.

Dalam CES yang diadakan pada awal Januari lalu, bos LG Electronics dikabarkan meminta agar LG G7 dirombak, yang dapat menunda peluncuran smartphone itu selama berbulan-bulan. 

Lalu, apa yang membedakan LG V30+ dengan varian Alpha? Tidak banyak informasi yang beredar tentang smartphone itu. Disebutkan, LG V30+α akan dilengkapi dengan fitur kecerdasan buatan (AI) yang lebih canggih, khususnya, integrasi Google Assistant. 

Tidak heran jika LG melakukan ini, mengingat mereka memang memiliki hubungan dekat dengan Google. Pada CES 2018, banyak produk yang mereka luncurkan sudah dilengkapi dengan Google Assisstant, mulai dari speaker sampai smart display

Di Indonesia, LG baru meluncurkan V30+ pada bulan Desember lalu. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.