Layanan Pertukaran Uang Kripto LINE Resmi Beroperasi

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 17 Jul 2018 11:37 WIB
line
Layanan Pertukaran Uang Kripto LINE Resmi Beroperasi
Aplikasi LINE.

Jakarta: Setelah beberapa waktu lalu mengumumkan rencana untuk meluncurkan layanan pertukaran atau jual beli uang krito, kini LINE mengumumkan bahwa layanan tersebut sudah beroperasi.

Layanan bernama BITBOX dari LINE berbasis di Singapura telah buka dengan mengklaim mengutamakan pengalaman pengguna.

Dijelaskan bahwa BITBOX membawa pengalaman LINE yang kaya dari sisi desain UI dan UX ke dalam platform pertukaran sehingga mudah dipahami dan digunakan, serta tersedia dalam 15 bahasa.

LINE juga menyebutkan bahwa dari sisi keamanan mereka sudah menerapkan prosedur keamanan dan manajemen risiko untuk aset pengguna di layanan BITBOX.

Sebagai salah satu persyaratan proses pendaftaran token digital, BITBOX mengklaim melakukan evaluasi ketat oleh tim penyaringan terhadap semua token yang akan ditambahkan ke dalam sistem pertukaran di BITBOX.

Selain itu, BITBOX juga menggandeng teknologi multi-signature dari BitGo, pemimpin pasar dalam hal keamanan cryptocurrency tingkat institusi. “Dompet” BitGo merupakan satu-satunya dompet bertaraf institusi, multi-signature, dan multi-coin.

Multi-signature adalah manajemen tiga kunci yang dapat menghilangkan poin kegagalan, serta konfigurasi keamanan tingkat tinggi memastikan bahwa aset pengguna aman ketika masuk dan keluar dari dompet.

"LINE telah membangun reputasi dalam menyediakan pengalaman sosial yang baik dan sekarang kami ingin membawa pengalaman kami ke dalam dunia token digital lewat pertukaran BITBOX kami yang mudah digunakan dan dilengkapi keamanan tingkat tinggi," ungkap CEO LINE Takeshi Idezawa.

BITBOX memiliki cakupan operasional skala global terkecuali Jepang dan Amerika Serikat dan menyediakan pertukaran ke sesama uang kripto alias tidak menyediakan pertukaran flat currency. Saat ini BITBOX telah menyediakan 30 jenis koin atau uang kripto.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.