Hacker Bobol YouTube dan Hapus Video Despacito

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 12 Apr 2018 09:05 WIB
youtube
Hacker Bobol YouTube dan Hapus Video Despacito
Tampilan kanal berisi video Despacito saat masih dalam kontrol hacker atau peretas. (BBC)

Jakarta: Selalu ada hikmah dibalik sebuah bencana, termasuk dalam serangan siber. Layanan YouTube dibobol hacker. Mereka menghapus video musik yang ada di dalamnya.

Dilpaorkan bahwa hacker yang memiliki nama samaran Prosox dan Kuroi'sh telah menghapus beberapa video musik di kanal Vevo yang ada di YouTube. Kanal Vevo adalah bisnis joint venture antara Google dengan beberapa label rekaman musik besar di dunia.

Lucunya, dari beberapa video musik yang dihapus salah satunya adalah video musik yang paling banyak ditonton pengguna internet yakni Despacito karya Luis Fonsi dan Daddy Yankee yang dinyanyikan bersama Justin Bieber dalam bahasa Spanyol.
 
Sebelumnya, diketahui bahwa video musik tersebut sudah ditonton sebanyak lima miliar kali. Ada beberapa video lain yang juha dihapus hacker tersebut, seperti video milik musisi Shakira, Selena Gomez, Drak, dan Taylor Swift.

Belum selesai, mereka juga mengganti thumbnail beberapa video dengan foto orang mengacungkan senjata dan menambahkan nama video musik yang ada dengan kalimat 'free palestine'.
 
Lewat sebuah akun Twitter yang bernama Prosox, dia menyampaikan bahwa Vevo tidak seharusnya menitipkan layanannya kepada developer yang tidak memperhatikan keamanan yakni YouTube. Dia mengaku bahwa tindakan ini dilakukan hanya sebagai senang-senang.

Benar saja, dalam waktu tidak lama YouTube berhasil mengembalikan seluruh video tersebut. Namun, pihak YouTube tidak berkomentar mengenai cara hacker tersebut bisa menghapus video di layanan mereka, yang seharusnya membutuhkan izin terlebih dahulu.

Kabarnya, kedua akun Twitter hacker tersebut sempat mengumumkan bahwa mereka akan menyerang akun milik NASA, Jake Paul, dan Logan Paul apabila akun Twitter mereka tidak bisa memiliki follower hingga 40.000. Tentu saja hal ini akan sangat berbahaya, tapi di satu sisi korbannya bisa tahu betapa lemahnya sistem keamanan milik mereka.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

4 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.