Microsoft Tidak Dukung VR di Xbox One, Kenapa?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 21 Jun 2018 18:06 WIB
microsoft
Microsoft Tidak Dukung VR di Xbox One, Kenapa?
Ilustrasi perangkat VR. (Oculus VR)

Jakarta: Pengguna Xbox One tidak bisa mencicipi game-game terbaru ke depannya yang berbasis VR (virtual reality). Beredar kabar bahwa Microsoft berencana menghentikan dukungan fitur VR di konsol game tersebut.

Dalam sebuah wawancara gamesindustry.biz, Chief Marketing Officer of Gaming Xbox Mike Nichols menyatakan bahwa pengembangan Xbox ke depannya akan fokus ke peningkatan pengalaman bermain menggunakan televisi, sementara untuk VR akan diserahkan ke platform PC.

Hal ini bertolak belakang dengan kompetitornya, Sony lewat platform PlayStation yang justru mengembangkan VR headset untuk PlayStation VR. Meskipun begitu Nichols menegaskan bahwa pengembangkan VR terus dilanjutkan oleh Microsoft tapi di platform PC terutama teknologi Windows Mixed Reality.

"Masa depan yang kami inginkan adalah membuat Anda bisa memainkan beragam game menakjubkan dengan banyak orang terlepas dari jenis konsol yang Anda dan orang lain gunakan," ungkap Nichols.

Nichols meyakini bahawa MIcrosoft memiliki visi dan misi untuk membuat Xbox berbeda tapi tidak sebatas pada hardware, termasuk fitur dan value yang ditawarkannya dibandingkan konsol lainnya.

Banyak pihak yang menilai bahwa langkah ini diambil karena Microsoft termasuk yang tertinggal dalam mengadopsi VR ke konsol game mereka, terutama tertinggal selangkah dari Sony PlayStation.

Di tahun 2016, Head of Xbox Brand Phil Spencer sempat berjanji menyajikan konsol dengan fitur VR terbaik, tapi tampaknya tidak tercapai.

Hal ini semakin jelas ketika di Oktober 2017 Microsoft akhirnya mengumumkan menghentikan produksi dan pengembangan Xbox Kinect. Padahal perangkat sensor gerak ini memiliki fungsi penting sebagai fondasi teknologi VR.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.