LG G7+ ThinQ Siap Ramaikan Pasar Premium Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 09 May 2018 17:28 WIB
lg
LG G7+ ThinQ Siap Ramaikan Pasar Premium Indonesia
LG G7+ ThinQ.

Jakarta: Harus diakui bahwa LG memang tersikut oleh agresifnya vendor smartphone lain di Indonesia, misalnya Xiaomi dan ASUS. Namun, LG siap kembali dengan langsung menyasar segmen premium lewat LG G7+ ThinQ, yang membawa spesifikasi tergolong menarik.

Dalam sesi wawancara ekslusif dari LG, Medcom.id berkesempatan menggenggam smartphone yang memiliki ketebalan hanya 7,9 mm serta bobot ringan 162 gram ini. Bodi LG G7+ ThinQ jauh lebih tipis dan ringan dari Samsung Galaxy S9, meskipun memiliki ukuran layar yang lebih besar.

LG G7+ ThinQ hadir dengan layar 6,1 inci resolusi QHD+ (3120 x 1440 piksel) beraspek rasio terbesar saat ini, 19,5:9. Layar ini menggunakan material LCD dan teknologi Super Bright Display yang menghadirkan warna lebih cerah dan kuat, tapi konsumsi daya baterai yang diklaim rendah.

Uniknya, LG G7+ThinQ hadir dengan notch atau poni ala iPhone X, bagian tersebut bisa menghilang lewat teknologi Full View Display di opsi pengaturan layar. Head of LG Mobile Communications Indonesia Hee-gyun Jang menyebut fitur ini untuk mereka yang berdebat tentang kesukaannya terhadap desain poni atau tanpa poni.



Dapur pacunya menggunakan prosesor Snapdragon 845 yang didukung RAM 6GB dan memori internal 128GB. Hee-gyun menyebutkan bahwa untuk versi LG G7 sendiri hadir dengan RAM 4GB dan memori internal 64GB, namun kedua varian smartphone tetap bisa ditambahkan memori internalnya hingga 2TB.

Untuk kemampuan kameranya, tersedia kamera ganda dibelakang yang memadukan lensa beresolusi 16MP Super Wide Angle 107 derajat dengan aperture f/1.9 dan lensa 16MP Standard Angle 71 derajat aperture f/1.6.

Kamera depannya sendiri hanya disediakan lensa beresolusi 8MP. Baik kamera depan dan belakang bisa menampilkan efek bokeh.



Satu hal yang menonjol dari kamera LG G7+ThinQ adalah teknolog AI Cam yang oleh LG diklaim terbaik yang ada saat ini. Smartphone ini juga punya Google Lens yang saat ini hanya ada di Pixel dan Pixel 2 buatan Google.



Dari sisi audio, smartphone ini juga masih dibekali kualitas audio terbaik ala smartphone premium seri G sebelumnya. LG G7+ ThinQ hadir dengan dukungan DTS: X serta Boombox Speaker sehingga kualitasnya bisa kencang tapi tidak pecah seperti menggunakan speaker portabel.

Kapasitas baterai yang ditanamkan memang hanya 3.000 mAh, tapi smartphone ini diklaim sudah memiliki fitur Quick Charge 3.0 Qualcomm dan Wireless Charging. Fitur lain yang tersedia adalah face recognition dan fingerprint.

Sayangnya, Hee-gyun bungkam ketika ditanya tanggal rilis dan harganya. Dia menyebutkan bahwa dalam pre-order nanti konsumen bisa mendapatkan perangkat wireless charging untuk LG G7+ ThinQ.
 
  LG G7+ ThinQ
Prosesor Qualcomm Snapdragon 845
RAM  6GB
OS  Android 8.0 Oreo
GPU Adreno 630
Memori Internal 128GB, up to 2TB
Kamera Belakang 16MP+16MP, depan 8MP
Baterai 3.000 mAh
Layar 6,1 inci rasio 19,5:9QHD+ (3120x1440)
Harga TBA

 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.