Google Pasang AI untuk Prediksi Banjir di India

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 26 Sep 2018 10:23 WIB
googlekecerdasan buatan
Google Pasang AI untuk Prediksi Banjir di India
Google akan berikan peringatan banjir di India. (AFP PHOTO / LOIC VENANCE)

Jakarta: Selama bertahun-tahun, Google bisa memeringatkan pengguna akan bencana alam dengan mengintegrasikan peringatan dari badan pemerintah pada aplikasi seperti Maps dan Search. Sekarang, mereka berencana bisa membuat prediksi sendiri. 

Sebagai bagian dari kerja sama dengan Central Water Commission of India, Google kini akan memeringatkan pengguna di India ketika banjir akan terjadi. Saat ini, fitur tersebut hanya tersedia di kawasan Patna. Google mengeluarkan notifikasi pertamanya pada awal bulan ini. 

Engineering VP, Google, Yossi Matias menjelaskan, prediksi dari Google ini dibuat berdasarkan pembelajaran mesin, catatan curah hujan dan simulasi banjir, menurut laporan The Verge

"Berbagai elemen -- dari kejadian di masa lalu, catatan ketinggian air sungai sampai tinggi sebuah kawasan -- digunakan pada model perhitungan kami," kata Matias.

"Dengan informasi ini, kami telah membuat model perkiraan banjir yang tidak hanya bisa memprediksi kapan banjir akan terjadi tapi juga seberapa parah banjir tersebut."



Google mengumumkan kerja sama mereka dengan Central Water Commission pada bulan Juni. Keduanya setuju untuk saling berbagi data data dan keahlian.

Commission menyebutkan bahwa kerja sama ini merupakan "pencapaian dalam manajemen banjir dan memitigasi kerugian akibat banjir." Peringatan banjir memang sangat penting di India, mengingat 20 persen kematian akibat banjir terjadi di negara tersebut. 

Menggunakan kecerdasan buatan untuk mengerti bencana alam lebih baik bukanlah sesuatu yang baru. Banyak studi yang membahas tentang topik tersebut.

Selain itu, perusahaan-perusahaan teknologi lain seperti Microsoft dan IBM juga telah melakukan tes di berbagai kota untuk menguji teknologi tersebut.

Namun, bagi Google, ini adalah sesuatu yang baru. Dalam sebuah artikel blog tentang fitur baru ini, Google mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan ini merupakan kelanjutan dari misi mereka untuk "memberikan orang-orang informasi yang mereka perlukan."


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.