Alexa Diam-Diam Rekam Percakapan Pribadi?

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 25 May 2018 14:29 WIB
amazon
Alexa Diam-Diam Rekam Percakapan Pribadi?
Alexa secara diam-diam merekam percakapan pengguna dan mengirimkannya ke kontak.

Jakarta: Stasiun televisi Seattle KIRO melaporkan sebuah percakapan pribadi antara wanita yang diidentifikasi sebagai Danielle, dan suaminya, secara diam-diam direkam oleh asisten digital Alexa pada perangkat Echo mereka, dan mengirimkannya kepada daftar kontak keluarganya.

Perekaman tersebut terjadi di rumah keluarga Danielle di Portland, Oregon, Amerika Serikat. Danielle dan suaminya menyadari insiden tersebut saat salah pegawai sang suami, yang tinggal di Seattle, menelepon untuk memberitahukan keduanya bahwa dirinya telah menerima file audio berisi percakapannya.

Sang pegawai mengetahui bahwa pasangan ini tengah membahas soal lantai kayu, dan kemudian memutarkan sejumlah sejumlah file audio yang direkam oleh perangkat Echo milik Danielle.

Danielle mengungkapkan keterkejutannya dan mengaku merasa privasinya telah dilanggar, dan berjanji tidak mengaktifkan Echo kembali.

Danielle juga mengaku telah menelepon Amazon, yang kemudian mengirimkan teknisi Alexa untuk melakukan investigasi. Sang teknisi menemukan bahwa daftar log yang mengonfirmasi keluhan pasangan tersebut, dan meminta maaf.

Amazon kemudian memberikan penjelasan, menyebut bahwa asisten virtual mengira mendengar kata kunci Alexa dan mengaktifkan asisten tersebut. Selama percakapan antara Danielle dan suami, Alexa salah mengira mendengar perintah untuk mengirimkan pesan.

Setelah bertanya "kepada siapa?" pesan harus dikirimkan, percakapan lain di latar diinterpretasikan sebagai nama dari daftar kontak milik keluarga Danielle.

Alexa kemudian mencoba mengonfirmasikan nama penerima pesan tersebut, dan menjadikan percakapan di latar sebagai persetujuan untuk mengirimkan pesan.

Bahkan Amazon juga menyetujui bahwa insiden merupakan hal yang tidak mungkin, namun menyebut pihaknya tengah mengupayakan cara untuk mencegah hal ini terjadi kembali. Sementara itu, keluarga Danielle memiliki Echo di setiap ruangan di rumah mereka, dan menggunakannya untuk mengendalikan lampu dan peralatan.

Amazon menawarkan untuk memperbaiki Alexa sehingga hanya dapat digunakan hanya untuk mengaktifkan dan menonaktifkan peralatan di rumah cerdas keluarga Danielle, namun penawaran tersebut ditolak.

Danielle memilih  mencabut koneksi unit Echo di rumahnya dan meminta Amazon mengembalikan uang mereka.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.