Avast Temukan Malware Penyerang Rumah Pintar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 04 Oct 2018 17:32 WIB
cyber security
Avast Temukan Malware Penyerang Rumah Pintar
Ilustrasi.

Jakarta: Peneliti Avast menemukan botnet yang menyerang perangkat Internet of Things (IoT). Botnet yang dinamai Torii ini cukup canggih karena dapat menerima perintah dari server master dan mengeksekusi perintah tersebut. 

Avast menyebutkan, Torii bisa mengeinfeksi perangkat yang memiliki enkripsi yang lemah. Mereka mengatakan, serangan ini mulai terdeteksi pada Desember tahun lalu. Namun, ada kemungkinan bahwa serangan menggunakan Torii telah berjalan lebih lama. 

Saat ini, Torii belum digunakan untuk melakukan serangan DDoS (Distributed Denial of Service) atau cryptojacking.

Serangan DDoS terjadi ketika penyerang membanjiri target dengan trafik yang sangat besar sehingga target tidak bisa mengatasinya dan menyebabkan sistem tidak bisa diakses atau down

Sementara crytojacking adalah serangan untuk menginfeksi perangkat korban dan memanfaatkan tenaga komputasi perangkat korban untuk menambang cryptocurrency atau mata uang virtual seperti Bitcoin dan Ethereum. 

"Penyelidikan kami akan terus berlanjut, tapi jelas bahwa Torii adalah contoh evolusi malware IoT, dan kecanggihannya berada di atas malware pun yang telah kita teliti sebelumnya," kata para peneliti Avast.

Mereka juga mengatakan, serangan Torii semakin berbahaya karena perangkat IoT biasanya saling terhubung dengan satu sama lain. 

Setelah perangkat terinfeksi oleh Torii, malware itu lalu akan membanjiri perangkat dengan informasi dan berhubungan dengan server master. Ini memungkinkan penyerang mengirimkan dan mengeksekusi kode jahat. 

“Hal ini menunjukkan bahwa Torii bisa menjadi platform modular untuk digunakan di masa depan,” kata peneliti Avast. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.