Buntut Kasus Galaxy Note 7, Samsung Mungkin Kapok Pakai Merek Note

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 13 Oct 2016 11:28 WIB
samsung
Buntut Kasus Galaxy Note 7, Samsung Mungkin Kapok Pakai Merek Note
Samsung akan menghentikan penggunaan merek Note pada perangkat selanjutnya.

Metrotvnews.com: Menurut laporan dari Rusia, Samsung akan menghentikan penggunaan nama Note pada perangkat buatannya di masa mendatang. Salah satu sumber menyebut, Samsung sangat mengkhawatirkan reputasi merek Note telah hancur akibat insiden yang terjadi. 

Kekhawatiran Samsung ini berlandaskan pada insiden terbakarnya unit Samsung yang diluncurkannya, sehingga memaksa Samsung melakukan recall dan menggantinya dengan unit baru. Sayangnya, sejumlah insiden terbakarnya perangkat yang juga terjadi pada unit pengganti tersebut, menyebabkan Samsung memutuskan untuk menghentikan produksi Galaxy Note 7.



Menurut Phone Arena, Samsung juga telah meminta operator seluler mitranya untuk menghentikan aktivitas penukaran ponsel recall dengan unit pengganti. Salah seorang sumber lain menyebut, berdasarkan suvei, lebih dari 50 persen konsumen mengaku memiliki kesan negatif terhadap merek Note. Sayangnya, Samsung belum memberikan tanggapan terhadap hal ini. Saat ini, mereka sedang konsentrasi menarik kembali seluruh unit Galaxy Note 7 yang sudah beredar.

Samsung mengaku masih belum mengetahui penyebab insiden terbakarnya Galaxy Note 7. Yang jelas, Samsung telah memutuskan untuk menghancurkan seluruh perangkat Galaxy Note 7 yang dikembalikan pembelinya.

Meskipun demikian, sejumlah konsumen yang mengaku sebagai penggemar berat Samsung, masih setia menggunakan ponsel bermasalah tersebut.

Samsung Galaxy Note generasi pertama diluncurkan pada 28 Oktober tahun 2011 lalu, dan menjadi smartphone pertama yang hadir dengan bekal layar berukuran lebih besar dari 5 inci. Samsung Galaxy Note pertama hadir dengan layar 5,3 inci beresolusi 800x1280 pixel


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.