Ninja Easy: Kami Bukan Pesaing E-Commerce

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 04 Apr 2017 19:17 WIB
aplikasi
Ninja Easy: Kami Bukan Pesaing E-Commerce
Ninja Express membantah aplikasi Ninja Easy bukan sebagai pesaing e-Commerce.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menghadirkan kemudahan pengiriman, pelacakan dan pembayaran bagi penjual dan pembeli di dalam aplikasi, Ninja Easy membantah informasi yang menyebutnya sebagai pesaing pelaku industri e-commerce.

“Basis kami sebagai layanan logistik, jadi kami lebih sebagai pendukung kegiatan jual beli via online, terutama social commerce, bukan sebagai media promosi untuk mengiklankan produk yang dijual,” ujar Country Head Ninja Express, Indra Wiralaksmana.

Meskipun demikian, Ninja Express juga menggandeng e-commerce besar lainnya seperti Lazada, Bukalapak, Blibli, dan lainnya, sebagai mitra logistik mereka. Ninja Express menargetkan untuk menghadirkan kemudahan pelaku perdagangan via media sosial seperti Facebook dan Instagram, terkait dengan proses pengiriman produk kepada pembeli melalui aplikasi Ninja Express.

Cara memanfaatkan aplikasi ini tergolong mudah, penjual hanya perlu mengunduh aplikasi di Play Store atau App Store. Kemudian mendaftarkan diri dan membuat akun pada aplikasi, dengan memcantumkan nomor ponsel terlebih dahulu.

Calon pengguna kemudian akan menerima sms konfirmasi berisi kode yang perlu dimasukan ke dalam aplikasi. Setelahnya, calon pengguna perlu memasukan nama, email, alamat usaha, dan nomor ponsel, serta memasukan nama, harga, rincian dan foto barang.

Setelahnya, penjual akan mendapatkan tautan yang dapat yang dibagikan kepada pembeli. Mengklik tautan akan memunculkan halaman pada browser, memungkinkan pembeli mendapatkan harga termasuk ongkos kirim dari lokasi penjual ke pembeli secara otomatis, setelah pembeli memasukan nama dan alamatnya.

Kehadiran aplikasi ini juga ditujukan untuk mempermudah penjual untuk melacak status stok barang yang dijual. Sebab aplikasi ini juga menghadirkan fitur yang mengharuskan penjual mencantumkan jumlah pasokan barang yang tersedia, dan aplikasi akan menghalangi proses penjualan saat stok terdeteksi habis.

Saat ini, layanan pada aplikasi Ninja Easy baru melayani lokasi penjemputan barang dari penjual yang berlokasi di Jakarta. Namun, Ninja Easy juga menawarkan layanan pengantaran barang ke 28 kota di Indonesia.


(MMI)

Video /