CIA Punya Software untuk Pantau Badan Intelijen Lain

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 28 Aug 2017 12:48 WIB
wikileaksciacyber security
CIA Punya Software untuk Pantau Badan Intelijen Lain
CIA disebutkan punya software untuk ambil data biometrik badan intelijen lain. (The Independent)

Metrotvnews.com: Beberapa hari lalu, WikiLeaks membocorkan dokumen yang mengungkap proyek rahasia CIA untuk mengambil data dari pihak yang menggunakan sistem pengumpulan data biometrik mereka.

Program yang disebut ExpressLane ini didesain agar bisa berjalan bersama dengan sistem pengumpulan data biometrik yang CIA berikan pada badan-badan yang menjadi rekan mereka. Secara teori, rekan-rekan tersebut telah setuju untuk memberikan akses pada CIA pada data biometrik yang mereka kumpulkan.

Namun, jika mereka tidak setuju, ExpressLane memungkinkan CIA mendapatkan data tersebut tanpa diketahui, lapor The Verge.

ExpressLane menyamarkan diri sebagai update software yang diberikan langsung oleh teknisi CIA. Program ini akan mengumpulkan data ke dalam sistem ke perangkat dengan port USB, yang bisa diteliti oleh para agen untuk melihat apakah badan lain yang menjadi rekan mereka menyembunyikan sesuatu dari mereka.

Jika badan lain yang menjadi rekan CIA menolak pembaruan ini, CIA memiliki tombol yang berfungsi untuk mematikan seluruh sistem pengumpulan biometrik yang hanya bisa dipulihkan jika seorang teknisi datang dan membetulkan sistem tersebut.

Masih belum jelas siapa saja rekan intelijen yang dimaksud. Namun, WikiLeaks mengklaim bahwa program ini digunakan oleh CIA untuk memata-matai organisasi di AS, seperti FBI dan Departemen Pertahanan Nasional. Mengingat CIA sendiri tidak memiliki database biometrik sendiri, masih tidak diketahui apa yang akan mereka lakukan dengan data yang mereka dapatkan ini. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.