Dapatkan Investasi dari Disney, BAMTech Dihargai Rp50 Triliun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 09 Aug 2017 17:02 WIB
walt disney
Dapatkan Investasi dari Disney, BAMTech Dihargai Rp50 Triliun
Disney memasukkan dana segar ke BAMTech. (Shutterstock)

Metrotvnews.com: BAMTech, perusahaan penyedia teknologi streaming untuk MLB, HBO, NHL, WWE dan layanan streaming milik Disney dan ESPN, kini dihargai USD3.75 miliar (Rp50 triliun) setelah Disney menanamkan investasi baru. 

Baru saja, Disney mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi 42 persen saham dari penyedia infrastruktur streaming tersebut seharga USD1.58 miliar (Rp21 triliun). Tahun lalu, Disney telah membeli saham minoritas (33 persen) dari BAMTech senilai USD1 miliar (Rp13,3 triliun), lapor TechCrunch.

Perjanjian sebelumnya memberikan opsi pada Disney untuk mengakusisi saham mayoritas dalam waktu beberapa tahun ke depan. Terlihat jelas, Disney memilih untuk mengambil saham tersebut sekarang. Kini, Disney menguasai 75 persen saham perusahaan BAMTech.

Bahkan Disney mengakui bahwa langkah ini memang lebih cepat dari rencana mereka. Tampaknya, ini merupakan tanda bahwa tingkat adopsi layanan streaming oleh konsumen lebih cepat dari yang diperkirakan. BAMTech sendiri merupakan perusahaan yang awalnya menjadi bagian dari MLB Advanced Media, bisnis media digital MLB.

MLBAM bertanggung jawab atas situs resmi MLB.com dan properti terkait lainnya, seperti aplikasi MLB At Bat. Namun, bisnis streaming video kemudian menjadi bisnis yang begitu besar sehingga BAMTech mendapatkan persetujuan untuk berdiri sendiri sebagai perusahaan pada Agustus 2015. Sejak saat itu, perusahaan tersebut telah tumbuh sehingga mereka tidak hanya menawarkan layanan streaming untuk acara baseball. 

Ketika Disney membeli saham minoritas di perusahaan tersebut tahun lalu, BAMTech mulai mengembangkan infrastruktur streaming yang diperlukan untuk menjalankan layanan streaming ESPN baru. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.