Pirates of the Caribbean Dibajak, Hacker Minta Tebusan?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 16 May 2017 10:20 WIB
cyber securitycyber crime
Pirates of the Caribbean Dibajak, Hacker Minta Tebusan?
Hacker klaim berhasil mencuri film Pirates of the Caribbean terbaru. (Getty Images for Disney)

Metrotvnews.com: Hacker mengklaim telah mencuri film Pirates of the Caribbean yang akan datang dan meminta Disney untuk membayar tebusan atau mereka akan merilis film itu secara online.

Meskipun belum ada bukti bahwa para hacker ini memang berhasil mencuri film tersebut, kejadian ini mirip dengan apa yang terjadi beberapa minggu lalu. Ketika itu, hacker mengklaim telah mendapatkan film Orange is the New Black dan meminta Netflix untuk membayar tebusan. Saat Netflix menolak, mereka kemudian merilis video itu ke internet, lapor The Verge.

Para hacker meminta tebusan dalam jumlah yang sangat besar. Selain itu, para hacker tersebut menuntut Disney melakukan pembayaran melalui Bitcoin, yang akan sulit untuk dilacak. Sementara Reporter menyebutkan, perlahan, hacker ini akan merilis bagian daril film Pirates of the Caribbean jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Disney dikabarkan menolak untuk membayar dan tengah bekerja sama dengan FBI.

Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales akan menjadi film ke lima dari franchise tersebut. Film ini akan diluncurkan secara global minggu depan. Sejauh ini, film Pirates telah menjadi sumber pemasukan besar untuk Disney dan mereka tentunya tidak mau serangan ini mengacaukan pemasukan yang mereka dapatkan.

Beberapa tahun lalu, The Expendables 3 dari Lionsgate juga sempat dibocorkan sebelum rilisnya. Hasilnya, performanya di bioskop tidak terlalu baik. Meskipun begitu, ada alasan lain terkait buruknya performa film tersebut di bioskop, salah satunya adalah nilai yang rendah dari situs kritik film, Rotten Tomatoes. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.