Kalahkan Intel, Samsung Jadi Perusahaan Pembuat Chip Terbesar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 29 Jul 2017 15:25 WIB
samsungintel
Kalahkan Intel, Samsung Jadi Perusahaan Pembuat Chip Terbesar
Samsung berhasil mengalahkan Intel. (Bloomberg via Getty Images)

Metrotvnews.com: Dalam laporan keuangan terbaru, Samsung berhasil mendapatkan keuntungan per kuartal tertinggi, yaitu USD12,7 miliar (Rp169,3 triliun), yang membuatnya mendekati keuntungan yang didapat Apple. Selain itu, Samsung juga berhasil mendapatkan pencapaian lain.

Dari USD54,8 miliar (Rp730,4 triliun) pendapatannya, sebanyak USD15,8 miliar (Rp210,6 triliun) datang dari Samsung Semiconductors. Pendapatan divisi semikonduktor Samsung telah melampaui Intel, yang hanya mendapatkan USD14.8 miliar (Rp197,3 triliun). Itu artinya, Samsung berhasil merebut posisi Intel sebagai perusahaan pembuat chip terbesar dunia. 

Samsung tidak mendapatkan posisi itu dengan menjual lebih banyak prosesor. Sebagai gantinya, perusahaan asal Korea Selatan tersebut justru memperbanyak jenis prosesor yang mereka jual. 

Seperti yang disebutkan oleh Engadget, Intel memfokuskan bisnisnya pada prosesor untuk komputer dan server setelah mematikan divisi wearable mereka pada bulan November lalu.

Sementara itu, Samsung justru memperluas bisnis mereka dan tidak hanya membuat chip untuk perangkat mobile, tapi juga untuk perangkat Internet of Things (IoT) dan kendaraan cerdas.

Selain itu, Samsung juga berhasil mengalahkan Intel berkat kesuksesannya dengan produk SSD yang lebih populer. Namun, Intel enggan untuk menyerahkan tahtanya pada Samsung begitu saja. Mereka mengklaim, chip Cannon Lake 10nm yang telah lama ditunda akan memiliki transistor dua kali lipat lebih banyak dari chip buatan Samsung atau TSMC, yang akan membuat teknologi mereka jauh lebih canggih. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.