Analis Bantah Kabar Pengurangan Produksi iPhone X

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 27 Dec 2017 10:39 WIB
apple
Analis Bantah Kabar Pengurangan Produksi iPhone X
Analis menyebut media Taiwan memberikan informasi yang kurang tepat terkait rumor pengurangan produksi iPhone.

Jakarta: Sebelumnya beredar informasi terkait dengan pasar ekuitas Tiongkok, saham perusahaan pemasok komponen iPhone X kehilangan 40 persen nilai mereka dalam satu hari.

Kehilangan tersebut didukung oleh rumor pengurangan produksi iPhone X menjadi 20 juta hingga 30 juta unit.

Analis dari perusahaan keamanan Rosenblatt menyebut rumor tersebut merupakan informasi tidak benar. Analis Jun Zhang menyebut bahwa hasil penelitian perusahaannya mengungkap tidak terjadi pengurangan produksi untuk iPhone X tersebut, dan media di Taiwan dinilai sedikit kebingungan.

Menurut Zhang, pengurangan produksi tersebut ditujukan untuk Apple iPhone 8 dan iPhone 8 Plus. Sementara itu, produk iPhone X mencapai jumlah produksi maksimal pada bulan ini. Zhang menambahkan tidak akan terjadi pengurangan produksi iPhone X selama kuartal di bulan Maret.

Selain itu, Zhang juga menekankan bahwa Rosenblatt memperkirakan Apple tidak akan mengurangi pemesanan untuk panel AMOLED dan komponen penyensoran 3D.

Penjualan iPhone X, sebut Zhang, stabil di pasar Amerika Utara, dan bertumbuh di pasar Tiongkok selama dua minggu terakhir.

Analis tersebut juga menyebut berdasarkan perhitungan perusahaannya, penjualan iPhone X telah mengungguli penjualan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus yang dikombinasikan. Sementara itu menurut perdagangan NASDAQ, pangsa pasar Apple menurun hampir 3 persen menjadi USD170 (Rp2,3 juta).

Rumor terkait pengurangan produksi beredar hpada hari Natal lalu, dan ditutupnya pasar pada 25 Desember untuk merayakan hari raya memberikan investor peluang pertama untuk menjual saham Apple mereka.


(MMI)

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta
Review Smartphone

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta

2 days Ago

Advan i6 menawarkan performa cukup baik untuk perangkat di kelas harga terjangkau, yaitu Rp1,5 …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.