Muncul Ransomware yang Minta Tebusan Bitcoin

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 05 Mar 2018 12:44 WIB
cyber security
Muncul Ransomware yang Minta Tebusan Bitcoin
Ilustrasi.

Jakarta: Muncul ransomware baru yang meminta bitcoin sebagai bayaran pada korban. Menurut laporan Bleeping Computers, ransomware yang dinamai Thanatos ini ditemukan para ahli keamanan di MalwareHunter Team. 

Sama seperti ransomware lainnya, Thanatos mengenkripsi file korban. Menariknya, kunci dekripsi tidak disimpan. Tidak diketahui apakah penyerang memang sengaja membuat ransomware tanpa kunci dekripsi.

Satu hal yang pasti, komputer yang terinfeksi serangan ini tidak mudah untuk dipulihkan. Bahkan jika korban membayar tebusan, kecil kemungkinan para penyerang akan bisa memulihkan data yang telah terenkripsi.

Namun, menurut laporan Digital Trends, korban bisa menggunakan metode brute force -- mencoba satu per satu kombinasi yang mungkin digunakan -- untuk menemukan kunci dekripsi dari file yang terenkripsi.

Korban yang komputernya terinfeksi Thanatos disarankan untuk tidak membayar tebusan dan menghubungi perusahaan keamanan siber untuk memulihkan datanya. 

Setelah sebuah komputer terinfeksi, semua file yang terenkripsi akan memiliki ekstensi .THANATOS dan akan muncul sebuah catatan dalam bentuk README.txt ketika pengguna mencoba untuk mengakses komputer, meminta mereka membayar USD200 (Rp2,8 juta) demi mendekripsi file mereka. 

Thanatos menarik karena ia adalah ransomware yang menerima bitcoin dan ethereum sebagai pembayaran. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.