Mengapa Generasi Milenial tak Bisa Lepas dari Laptop?

Tri Kurniawan    •    Rabu, 11 Oct 2017 11:44 WIB
laptop
Mengapa Generasi Milenial tak Bisa Lepas dari Laptop?
Ilustrasi. Shutterstock

Metrotvnews.com, Jakarta: Generasi milenial yang hidup di perkotaan cenderung sulit lepas dari laptop. Saat ini, bukan pemandangan aneh menyaksikan orang duduk berlama-lama di depan laptop di kafe, atau di taman-taman kota. Mereka bekerja atau hanya sekadar berselancar di dunia maya.

Dikutip Wikipedia, generasi milenial menurut para ahli ialah kelompok generasi yang lahir pada awal 1980-an, dan pertengahan tahun 1990-an hingga awal 2000-an sebagai akhir masa kelahiran. Generasi ini umumnya ditandai oleh peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media, dan teknologi digital.

Tak heran bila aktivitas mereka pun banyak ditopang penggunaan gadget. Salah satunya laptop. Mengerjakan tugas kantor, tugas sekolah, bisnis, main game, semua dilakukan melalui laptop.

Hasil survei Deloitte US yang dipublikasikan pada 2015 menyebutkan bahwa selain televisi, perangkat yang dominan digunakan mereka yang berusia antara 15-25 tahun adalah komputer. Alasannya, layar yang lebih lebar dibandingkan ponsel.

Sedangkan sebuah penelitian di Amerika Serikat (AS) pada 2014 mengungkapkan, usia 20-34 tahun memilih saluran digital untuk mendukung aktivitas perbankan mereka. Mayoritas generasi milenial di AS juga memilih menggunakan laptop untuk mengecek ketersedian produk sebelum berbelanja.

Nielsen.com menyebutkan, generasi milenial memiliki pandangan positif tentang bagaimana teknologi mempengaruhi kehidupan mereka. Lebih dari 74 persen merasa bahwa teknologi baru membuat hidup mereka lebih mudah, dan 54 persen merasakan teknologi baru membantu mereka lebih dekat dengan teman dan keluarga.

Kecanggihan laptop sudah pasti diperlukan untuk menunjang kegiatan milenial. Tapi spesifikasi tinggi saja ternyata tidak cukup, karena generasi masa kini sangat memperhatikan desain produk. Tampilan laptop yang keren akan membuat si pengguna lebih percaya diri.



Lenovo, misalnya. Perusahaan teknologi berbasis di Beijing itu merilis laptop hybrid, Yoga 520 dan Yoga 720, yang cocok untuk rentang usia 18-25 tahun dan tingkat kesibukan cukup tinggi. Desainnya tampak futuristik dengan engsel layar yang bisa dilipat hingga 360 derajat.

Lenovo Yoga 520 didukung Intel® Core™ i7 processor dan memori hingga 16 GB. Lalu, daya tahan baterai bisa sampai 13 jam. Anda akan lebih ekspresif, karena Yoga 520 dilengkapi sistem layar sentuh.

Seperti Yoga 520, Lenovo Yoga 720 juga tak kalah fleksibel. Seri ini menyajikan layar dengan resolusi tinggi. Konektivitas Yoga 720 sangat kaya karena dilengkapi thunderbolt dan port USB.

Yoga 720 datang dalam dua varian ukuran, 13 inci dan 15 inci. Lenovo pun menyematkan layar sentuh dengan bezel yang amat tipis sehingga varian 13 inci memiliki bodi seukuran laptop 12 inci.

Dengan berbekal Lenovo Yoga 520 dan Yoga 720, Anda bisa lebih optimal dan fleksibel dalam beraktivitas.

 
(TRK)

Video /