Koneksi Wi-Fi Juga Bisa Jadi Bisnis ala Airbnb

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 29 Nov 2017 17:47 WIB
teknologi
Koneksi Wi-Fi Juga Bisa Jadi Bisnis ala Airbnb
Aplikasi SiFi menyediakan layanan rental WiFi yang bisa dilakukan oleh setiap orang dan memudahkan orang yang sedang di perjalanan luar negeri untuk terkoneksi dengan WiFi yang ada dimanapun.

Jakarta: Tahukah Anda jika koneksi Wi-Fi yang Anda miliki bisa dibuat bisnis seperti Airbnb? Ya, bukannya menyewakan kamar atau rental, Anda justru menyewakan fasilitas Wi-Fi kepada siapapun yang membutuhkannya.

Dikabarkan oleh The Next Web, di sebuah forum aplikasi bernama Product Hunt, muncul aplikasi yang menyediakan layanan bagi siapapun untuk bisa menyewakan koneksi dengan mudah serta menjadi bisnis baru di berbagai belahan dunia. Aplikasi tersebut bernama SiFi.

Bisnis dari layanan aplikasi SiFi mungkin terdengar aneh, tapi sebetulnya bukan ide yang buruk. Berdasarkan hasil riset dari firma Research and Market layanan Wi-Fi di tahun 2025, nilai pasarnya mencapai USD5,1 miliar atau Rp68 triliun, dan layanan tersebut tentunya diraup oleh para operator seluler.

Aplikasi SiFi yang saat ini masih ditujukan untuk perangkat iOS diperuntukkan bagi yang sedang bepergian di luar negeri dan membutuhkan koneksi Wi-Fi ketimbang membeli paket roaming atau menyewa modem. Siapapun bisa menjadi host yang menyediakan Wi-Fi untuk disewakan.



SiFi akan menampilkan layanan Wi-Fi berdasarkan peringkat kualitas layanannya. Untuk transaksinya, pengguna layanan SiFi bisa melakukan pembayarannya secara digital lewat aplikasi PayPal.

Tidak heran jika aplikasi ini di forum Product Hunt kemudian mengundang banyak perhatian dari banyak anggota forum. Di sisi lain banyak juga anggota forum yang mempertanyakan keamanan perangkat dan jaringan Wi-Fi. SiFi merespons hal tersebut dengan menyediakan bantuan untuk melakukan pengaturan pada perangkat router penyedia Wi-Fi.

SiFi menuturkan pada per tanggal 27 November 2017 ketika aplikasi tersebut dirilis mereka sudah mendapatkan jumlah unduhan sebanyak 300 unduhan. Sayangnya aplikasi ini terlihat masih sangat berantakan Banyak penggunanya yang menilai tampilan aplikasi ini masih seperti aplikasi buatan amatir.

Jika aplikasi ini dikembangkan jauh lebih baik lagi di sisi keamanan maupun model bisnis, bukan tidak mungkin jika bisnis layanan penyewaan WiFi bisa bermunculan di berbagai negara yang ditujukan bagi budget traveller.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.