Begini Penampakan Callind, Layanan Pengirim Pesan Asal Kebumen

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 14 Nov 2017 19:04 WIB
facebookwhatsappaplikasi
Begini Penampakan Callind, Layanan Pengirim Pesan Asal Kebumen
Aplikasi messenger menjadi aplikasi yang paling banyak dipergunakan saat ini karena menjadi platform komunikasi yang paling nyaman dipergunakan pada smartphone.

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia hampir memblokir layanan WhatsApp beberapa waktu lalu terkait konten negatif. Hal tersebut dibatalkan setelah WhatsApp membuka komunikasi dengan pemerintah. Namun, bagaimana jadinya jika WhatsApp benar-benar diblokir?

Jawabnya mungkin masyarakat di Indonesia khususnya pengguna WhatsApp tidak perlu khawatir sebab di Indonesia sudah ada beberapa aplikasi serupa WhatsApp buatan lokal. Salah satunya adalah aplikasi bernama Callind yang dibuat oleh perempuan muda berusia 25 tahun asal Kebumen, bernama Novi Wahyuningsih.

Dalam sebuah rilis yang dibagikan dijelaskan bahwa dia menguasai kemampuan untuk menciptakan aplikasi dari internet persisnya ketika dia sempat bekerja sebagai penjaga warnet. Meskipun begitu, dia tidak meninggalkan bangku pendidikannya dan berhasil lulus dari program studi D3 Akuntansi Universitas Gadjah Mada.

Callind merupakan aplikasi pengirim yang jika melihatnya tampilannya, seperti memadukan aplikasi WhatsApp dan BBM (BlackBerry Messenger) yang ada saat ini. Aplikasi Callind baru tersedia untuk smartphone Android, dan belum dirilis secara resmi.



Saat mengunduh aplikasi Callind Anda akan diminta melakukan proses registrasi. Setelah itu Anda akan disuguhkan tampilan antarmuka aplikasi yang menyerupai WhatsApp. Menariknya adalah aplikasi ini memliki fitur berita sekaligus marketplace layaknya yang disediakan BBM. Hal ini tentu membuat Callind patut diacungi jempol.

Callind menyediakan sebuah aplikasi percakapan sekaligus marketplace yang mendukung bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) yang kini sedang tumbuh di Indonesia. Fitur tersebut didukung oleh fitur transaction dan digital wallet. Namun, ketika diakses belum menampilkan informasi apa-apa.



Begitu juga dengan fitur berita atau news aggregator di aplikasi Callind hanya tersedia satu berita. Tampaknya memang benar bahwa aplikasi ini masih dalam tahap penyempurnaan, sehingga wajar saja jika belum diresmikan ke publik. Berdasarkan pantau di Google Play Store, aplikasi Callind sudah diunduh sebanyak 50 ribu kali.

Untuk menambah kontak, Anda cukup memasukkan nomor pengguna lainnya yang sudah menggunakan aplikasi Callind. Selain itu, tersedia juga fitur utuk menambahkan teman atau daftar kontak yang menyerupai fitur nearby. Aplikasi akan menampilkan pengguna aplikasi ini yang memiliki jarak cukup dekat dari lokasi Anda.


 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.