LG Signature, Ponsel Super Premium yang Lebih Mahal dari iPhone X

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 08 Dec 2017 11:08 WIB
lg
LG Signature, Ponsel Super Premium yang Lebih Mahal dari iPhone X
Tampilan LG Signature.

Jakarta: LG Electronics baru saja meluncurkan ponsel "super" premium dengan jumlah terbatas di Korea Selatan.

LG hanya akan menjual 300 unit dari LG Signature Edition, yang akan dibanderol dengan harga KRW2 juta (Rp24,7 juta), lebih mahal dari Apple iPhone X yang dijual dengan harga KRW1,63 juta (Rp20,1 juta). 

Menurut laporan ZDNet, LG biasanya menggunakan merek Signature untuk perabot rumah tangga dan TV kelas atas mereka. Namun, ini pertama kalinya LG menggunakan merek ini untuk ponsel. 

Minggu lalu, LG merombak divisi mobile mereka dan mengganti CEO dari divisi mobile. Kemungkinan, divisi mobile akan menjadi cabang dari bisnis TV dan perabot rumah tangga mereka.

Pada awalnya, CEO Jo Seong-jin memulai merek Signature untuk perabot rumah tangga, yang sangat sukses sehingga LG memecahkan rekor keuntungan terbesar mereka. 

LG barkata, ponsel Signature -- yang akan hadir dalam warna hitam dan putih  -- terbuat dari material yang biasa digunakan pada jam tangan bermerek. Desain ponsel ini fokus untuk menampilkan kesan "sederhana" dan "terhormat".

Bagian belakangnya terbuat dari keramik zirconium yang disebutkan dapat meminimalisir goresan. Konsumen juga bisa memutuskan untuk mengukir nama mereka di belakang ponsel. 

Untuk masalah spesifikasi, ponsel Signature ini akan memiliki spesifikasi serupa dengan V30. Ponsel tersebut akan memiliki RAM 6GB dan memori internal 256GB.

Ponsel Signature sudah akan menggunakan Android 8.0 Oreo dan dilengkapi dengan fitur pengisian baterai nirkabel. Ia memiliki layar OLED sebesar 6 inci dengan baterai 3.300 mAh serta dua kamera belakang. 


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.