Red Hat Hadirkan JBoss EAP 7 untuk Cloud Hibrida

Mohammad Mamduh    •    Minggu, 17 Jul 2016 10:20 WIB
red hat
Red Hat Hadirkan JBoss EAP 7 untuk Cloud Hibrida
JBoss EAP 7 menggabungkan API-API Java EE 7 yang banyak digunakan dengan teknologi terbaru.

Metrotvnews.com:  Red Hat mengumumkan ketersediaan Red Hat JBoss Enterprise Application Platform 7 (JBoss EAP), server aplikasi open source yang sesuai dengan Java EE7.

Dengan JBoss EAP 7, Red Hat bermaksud membantu perusahaan-perusahaan dalam menggunakan dan memperluas investasi aplikasi mereka saat ini, seiring mereka memulai transisi ke paradigma arsitektur dan pemrograman yang sedang berkembang yang akan memerlukan platform cloud-native yang ringan dan sangat modular.
 
JBoss EAP 7 menggabungkan API-API Java EE 7 yang banyak digunakan dengan teknologi terbaru yang mendukung praktik pengembangan DevOps, seperti lingkungan pengembangan terpadu (integrated development environment/IDE) milik Red Hat, JBoss Developer Studio, atau komunitas Red Hat Developer untuk membangun, menguji, dan menerapkan aplikasi on-premise atau di cloud, serta Jenkins, Arquillian, Maven, dan dukungan untuk sejumlah kerangka kerja Web dan JavaScript populer.

JBoss EAP 7 dioptimalkan untuk lingkungan cloud. Selain itu, JBoss EAP dengan OpenShift memberikan kontribusi terhadap lingkungan DevOps yang lebih efisien dalam hal arsitektur karena fitur overlapping tidak lagi diperlukan. Efisiensi DevOps ini dapat dilipatgandakan dengan menggunakan komponen middleware tambahan pada OpenShift.
 
Red Hat telah merilis hingga lebih dari 15 produk dan penawaran pengembangan aplikasi, termasuk platform aplikasi container, OpenShift, Red Hat Mobile Application Platform, dan program Red Hat Developer.
 


(MMI)

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu
Review Smartphone

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu

2 weeks Ago

Honor 10 menjadi smartphone flagship pertama Honor yang diboyong ke Indonesia.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.