Google: Pengguna Bisa Root Pixel dan Pixel XL

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 15 Oct 2016 09:44 WIB
google
Google: Pengguna Bisa Root Pixel dan Pixel XL
Google mengonfirmasi pembeli ponsel Pixel dari toko Google akan dapat melakukan root pada perangkatnya.

Metrotvnews.com: Google mengonfirmasikan bahwa bootloader pada dua ponsel terbarunya, yaitu Pixel dan Pixel XL, tidak akan terkunci. Hal ini memungkinkan pengguna smartphone itu untuk melakukan root pada perangkat tersebut.

Namun, perangkat dengan bootloader tidak terkunci tersebut hanya dapat didapatkan di penjual selain operator seluler Verizon. Informasi ini disampaikan oleh juru bicara Google, Iska Saric, untuk menjawab pertanyaan dari WonderHowTo.

Saric menyebut, pemilik Pixel yang membeli perangkat dari toko Google akan dapat melakukan root pada perangkat mereka. Ponsel Pixel yang dibeli dari toko Google, lanjut Saric, akan didistribusikan dengan bootloader dengan kunci yang dapat dibuka.

Perangkat dengan bootloader yang tidak dikunci berarti floodgate untuk perbaikan khusus dan alat rooting otomatis akan terbuka lebar sejak hari pertama diaktifkan. Hal ini memungkinkan pengembang untuk dapat melakukan crack pada perangkat secara langsung.

Sayangnya, ponsel Pixel yang telah di-root tidak akan dapat menerima update OTA, yang menjadi salah satu kekurangan terbesar ponsel tersebut. Namun, kasus serupa juga dapat dialami oleh perangkat seri Nexus.

Proses rooting mengharuskan modifikasi partisi dan jika update utilitas mendeteksi partisipasi termodifikasi, update OTA tidak akan dapat diaplikasikan pada perangkat. Sementara itu, Google Pixel diperkirakan akan didistribusikan sebanyak tiga hingga empat juta unit, hingga akhir 2016.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

1 day Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.