Kecepatan LTE Jakarta Paling Lambat di Asia Tenggara

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 06 Jul 2018 18:32 WIB
internet
Kecepatan LTE Jakarta Paling Lambat di Asia Tenggara
Ilustrasi.

Jakarta: Seoul dan Singapura menjadi dua kota yang memiliki jaringan internet paling cepat di kawasan Asia Timur, menurut laporan OpenSignal.

Keduanya memiliki kecepatan rata-rata mengunduh sebesar 45Mbps dan kecepatan mengunggah rata-rata sebesar lebih dari 14Mps. Ini membuat Seoul dan Singapura menjadi dua kota dengan kecepatan internet terbaik di dunia.

Menariknya, kota-kota seperti Taipei, Yangon, Tokyo dan Ho Chi Minh juga memiliki kecepatan mengunduh rata-rata yang cukup tinggi, yaitu lebih dari 25Mbps.

Dalam pernyataan resmi, OpenSignal menyebutkan, Taipei dan Tokyo memang diperkirakan memiliki kecepatan LTE yang kencang.

Namun, Yangon dan Ho Chi Minh ternyata memiliki kecepatan yang cukup baik. Alasannya karena Vietnam dan Myanmar baru meluncurkan layanan 4G dua tahun lalu. Biasanya, negara yang baru meluncurkan jaringan 4G LTE bisa menawarkan kecepatan tinggi karena belum banyak orang yang menggunakannya.

Menurut analisis yang OpenSignal lakukan dalam 12 kota sejak Maret hingga Mei, Jakarta menjadi kota dengan kecepatan rata-rata 4G paling rendah dengan kecepatan kurang dari 10Mbps.

Seperti yang bisa Anda lihat dalam grafik di bawah, semua kota selain Jakarta memiliki kecepatan mengunduh rata-rata lebih dari 10Mbps.



Jakarta masuk ke dalam kategori kota-kota yang memiliki kecepatan 4G di bawah rata-rata kecepatan dunia, yaitu 16,9 Mbps. Beberapa kota yang masuk ke dalam kategori ini selain Jakarta adalah Kuala Lumpur, Manila, Bangkok, dan Phnom Penh.

Kemungkinan, alasan mengapa jaringan LTE di kota-kota tersebut tidak memiliki kecepatan tinggi adalah karena negara-negara Asia Tenggara kini lebih fokus untuk memperluas jaringan 4G.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.