Anda Bisa Sembunyikan Poni di Google Pixel 3 XL

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 11 Oct 2018 10:16 WIB
googlegoogle pixel
Anda Bisa Sembunyikan Poni di Google Pixel 3 XL
Google mengonfirmasi ketersediaan opsi untuk menyembunyikan desain poni pada layar Pixel 3 XL.

Jakarta: Resmi diumumkan, Google Pixel 3 XL hadir dengan usungan desain layar berponi. Keputusan Google untuk menggunakan desain itu disambut kurang baik oleh sejumlah penggemar smartphone karya Google tersebut. Itu dianggap sebagai kemunduran jika dibandingkan dengan desain Pixel 2 XL.

Saat ditanya tentang kemampuan Pixel 3 XL untuk menyembunyikan poni layar via Twitter, Google pada awalnya menghindari pertanyaan tersebut dengan menyebut bahwa elemen desain ini memungkinkan mereka untuk mengintegrasikan setup kamera depan dan speaker stereo baru.

Selain itu, Google juga mengklaim bahwa rasio poni ke layar perangkatnya lebih kecil jika dibandingkan dengan perusahaan pembuat smartphone lain. Namun, saat penanya mengirimkan gambar Xiaomi Pocophone F1 yang tidak menggunakan poni, Google mengonfirmasi bahwa mereka menyediakan opsi untuk menyembunyikan bagian poni pada Pixel 3 XL.

Google menyebut, opsi ini hadir untuk pengguna yang lebih menyukai tampilan smartphone tradisional. Pada dasarnya, opsi baru tersebut membuat Pixel 3 XL terlihat serupa Pixel 2 XL, meski generasi ketiga smartphone ini mengusung ukuran layar sedikit lebih besar.

Menjawab permintaan sejumlah pihak, Phone Arena menganggap opsi itu tidak mengubah fungsi bagian layar atas ponsel sebagai lokasi penampil notifikasi, waktu, tingkat baterai, Wi-Fi dan grafik sinyal jaringan seluler seperti ponsel pada umumnya.

Sementara itu, Google turut mengonfirmasi, saat ini perusahaannya tengah mencoba untuk menghadirkan poni pada layar Pixel 3 berbodi lebih kecil. Sayangnya, keterbatasan hardware terkait speaker stereo dan kamera depan memaksanya untuk menghentikan upaya tersebut.


(ELL)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.