Huawei Y7 Pro Masuk Indonesia Pekan Depan

Mohammad Mamduh, Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 13 Jan 2019 13:55 WIB
gadgethuawei
Huawei Y7 Pro Masuk Indonesia Pekan Depan
Huawei Y7 Pro (2019).

Jakarta: Huawei segera memboyong ponsel teranyar mereka, Y7 Pro (2019), untuk pasar Indonesia pekan depan. Informasi ini disampaikan langsung oleh Huawei Indonesia, dalam acara terbatas dengan beberapa wartawan di Jakarta, Sabtu 12 Januari 2019.

Seperti tahun sebelumnya, Y Series menyasar konsumen entry-level, dengen berbagai sentuhan baru yang membuatnya punya kesan kelas menengah.

Huawei Y7 Pro (2019) sejauh ini mengunggulkan kemampuan kamera belakang dengan kecerdasan buatan dan bukaan lensa f/1.8 sampai f/16. Salah satu targetnya adalah menghasilkan efek bokeh yang lebih akurat.

Kamera belakangnya sendiri terdiri dari dua lensa, 13MP + 2MP. Pihak Huawei menyebutkan kecerdasan buatannya mampu mengenali 22 macam objek, mulai dari langit, manusia, bintang, hingga pantai.

Beralih ke kamera depan, tersedia lensa 8MP dengan fitur Easy Hands-Free Shooting yang memudahkan pengambilan foto selfie dengan kontrol gerakan dan deteksi senyuman. Selain itu kamera depannya juga mendukung fitur Face Unlock 2.0.



Tampilan Huawei Y7 Pro (2019) dengan material polycarbonat anti goresnya juga dipoles dengan tampilan perpaduan dua warna khas Huawei P20 Pro, di antaranya Midnight Black dan Aurora Blue.

Huawei Y7 Pro (2019) memiliki layar berukuran 6,26 inci resolusi HD berponi model dewdrop. Dapur pacunta menggunakan Snapdragon 450, yang menggunakan ARM Cortex-A53 kecepatan 1,8GHz dan GPU Adreno 506 untuk bermain game.

Kapasitas RAM yang tersedia sebesar 3GB memadukan memori internal 32GB yang masih bisa ditambah MicroSD kapasitas 512GB. Huawei Y7 Pro (2019) sudah mengaopsi Huawei EMUI 9.0 yang merupakan modifikasi Android 9.0 Pie.

Huawei mengklaim bahwa SoC yang digunakannya memiliki kemampuan konsumsi baterai yang lebih hemat daya meskipun sudah dibekali kapasitas baterai sebesar 4.000 mAh.

Huawei Y7 Pro (2019) akan mulai tersedia pada 25 Januari 2019 di Lazada tapi sudah bisa melakukan pre-order sejak tanggal 17 Januari 2019 pukul 17.00 WIB.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.