HTC Kembangkan Smartphone dengan Snapdragon 435?

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 06 Nov 2018 10:28 WIB
htc
HTC Kembangkan Smartphone dengan Snapdragon 435?
HTC dilaporkan tengah mengembangkan smartphone baru menggunakan Qualcomm Snapdragon 435.

Jakarta: Mengalami penurunan dalam hal penjualan smartphone, kondisi HTC saat ini dilaporkan tidak dalam keadaan baik. Hal tersebut tidak menyurutkan semangat HTC dalam menghadirkan produk terbarunya.

Muncul di daftar terbaru yang dirilis Bluetooth SIG, smartphone baru karya HTC ini hadir dengan usungan nama HTC 2Q72XXX. Tidak tersedia banyak informasi terkait dengan ponsel cerdas ini, selain pembekalan dukungan teknologi 4.2 serta chipset karya Qualcomm, yaitu Snapdragon 435.

Dukungan prosesor Qualcomm tersebut mengindikasikan bahwa perangkat ini akan menyasar konsumen di segmen low-end, diprediksi sebagai ponsel terbaru HTC pada lini Desire. Pada puncak kejayaannya di tahun 2011 lalu, HTC merilis lebih dari 30 smartphone per tahun, sebelum mengalami situasi finansial yang memburuk.

Sebagai akibat kondisi tersebut, HTC memutuskan untuk memangkas produksi smartphone secara signifikan, dengan harapan untuk dapat mengurangi biaya produksi dan operasional.

Hingga bulan November tahun 2018 ini, HTC baru meluncurkan sebanyak enam smartphone, termasuk ponsel bertajuk Exodus 1 Blockchain.

HTC belum mengonfirmasikan rencananya terkait peluncuran smartphone pada tahun 2018 ini. Namun ponsel yang muncul pada daftar Bluetooth SIG tersebut diperkirakan Phone Arena akan meluncur pada awal tahun 2019, sebagai pengganti dari Desire 12.

Sedangkan sertifikat Bluetooth SIG disebut menjadi jaminan bahwa ponsel cerdas terbaru HTC ini akan segera dirilis, meski sejumlah pihak lain berpendapat smartphone HTC ini akan menyapa konsumen sebelum tahun 2018 berakhir.

Sebelumnya, HTC mengatakan bahwa mereka telah membuat dompet cryptocurrency sendiri bernama Zion. Dompet ini akan menjadikan Exodus 1 juga bisa berfungsi sebagai dompet fisik untuk cryptocurrency.

Exodus 1 hadir dengan secure enclave, area khusus pada chip ponsel yang terpisah dari Android. HTC menggunakan teknologi dari Arm Holdings untuk memastikan bahwa uang virtual penggunanya tetap aman.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.