Unboxing

Membongkar Isi Kotak ASUS ZenFone Live L1

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 21 May 2018 12:21 WIB
asusunboxing
Membongkar Isi Kotak ASUS ZenFone Live L1
ASUS ZenFone Live L1.

Jakarta: Dalam perhelatan yang digelar pada Kamis, 17 Mei 2018, di Jakarta, ASUS membawa tiga buah smartphone ke Indonesia: ZenFone 5, 5Z, dan Live L1.

ASUS ZenFone Live L1 smartphone terbaru ASUS untuk segmen entry-level. Pihak ASUS menjelaskan bahwa smartphone ini menyasar target audiens generasi muda usia 18-24 tahun, sehingga banderolnya juga sangat terjangkau.

Medcom.id menjajal ASUS ZenFone Live L1 lebih awal. Sebelum menjajalnya, kami penasaran untuk melakukan unboxing terlebih dahulu.

Melihat kemasannya, ASUS ZenFone Live L1 jelas memiliki model boks kemasan yang berbeda dibandingkan ASUS ZenFone 5. ASUS ZenFone Live L1 memiliki tutup berupa cover yang menutupi boks.



Tampilan boksnya sederhana tapi cukup ceriah warnanya, berbeda dengan merek seperti Xioami yang setiap produknya di Indonesia memiliki desain tampilan yang sama saja.

Untuk membukanya Anda harus menggeser boks yang ditutup oleh cover lalu Anda akan menemukan sebuah box tipis dengan bentuk memanjang yang di dalamnya berisi kartu garansi dan jelly case.

Ya, meskipun hadir sebagai smartphone entry level, ASUS tetap membekali smartphone buatannya dengan paket aksesori jelly case. Memang tidak spesial tapi cukup memudahkan konsumennya yang selalu cemas apabila smartphone mereka tergores.

Kami menemukan ASUS ZenFone Live L1 yang dilapisi kemasan plastik tapi belum dilapisi atau disertakan lapisan anti gores pada layarnya. ASUS ZenFone Live L1 ini berwarna hitam dengan varian RAM 2GB dan memori internal 16GB yang bisa ditambah MicroSD.



Lalu di bagian paling dasar dalam boks ASUS ZenFone Live L1, Anda akan menemukan kabel data beserta kabel charger. Kali ini ASUS menerapkan prinsip yang serupa seperti kompetitornya yang kerap membanderol murah produknya yakni Xiaomi dengan tidak menyertakan earphone.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.