NAS Synology DiskStation DS1618+ Adopsi Prosesor Intel Atom C

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 24 May 2018 07:23 WIB
synologyintel
NAS Synology DiskStation DS1618+ Adopsi Prosesor Intel Atom C
Synology DiskStation DS1618+.

Jakarta: Synology kembali merilis NAS terbaru dari seri Plus, DiskStation DS1618+ dengan 6-bay untuk penggiat teknologi dan UKM, diklaim demi mejawab kebutuhan backup data dan kolaborasi all-in-one.

DS1618+ hadir dari kolaborasi Synology dengan Intel lewat penggunaan prosesor Intel Atom C3538 quad core dan memori DDR4 4GB non-ECC SODIMM yang bisa ditambah hingga 32GB.

Dari sisi kapasitas penyimpanan yang menjadi nilai jual utamanya, juga tersedia kapasitas maksimal 192TB yang ketika dihubngkan dengan dua unit perluasan DX517.

Kemampuan ini dinilai sebagai solusi penyimpanan data yang mampu berkembang dengan fleksibel mengikuti perkembangan dan kebutuhan bisnis dengan cepat.

Synology DS1618+ menggunakan kartu adapter PCIe Synology M2D17 sehingga bisa menggunakan dua SSD M.2 SATA, memanfaatkan cache SSD untuk throughput maksimum dan mengurangi latensi I/O.



Sementara jika slot PCIe digunakan untuk kartu jaringan, DS1618+ mendukung hingga dua port 10GbE guna mencapai throughput maksimum 1.551 MBps (kecepatan baca) dan 586 MBps (kecepatan tulis).

"Dengan mengintegrasikan teknologi Intel, kami menempatkan sebuah kotak berdaya tinggi dengan bentuk kompak di setiap UKM, yang memungkinkan mereka memanfaatkan throughput yang sebelumnya tidak ada," ungkap CEO SYnology Derren Lu.

Sebagai tambahan, DS1618+ menjalankan DiskStation Manager, sistem operasi tingkat lanjut dan intuitif untuk perangkat-perangkat NAS Synology, dengan berbagai aplikasi yang bisa meningkatkan keamanan data dan efisiensi kerja. Synology DiskStation DS1618+ sendiri sudah tersedia di pasar dan dibanderol Rp11.999.000.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.