PC Game Predator Orion 3000 dan 5000 Pasang Intel Coffee Lake

Mohammad Mamduh    •    Sabtu, 26 May 2018 15:15 WIB
acerhardware
PC Game Predator Orion 3000 dan 5000 Pasang Intel Coffee Lake
Acer Predator Orion 3000

Jakarta: Dalam Global Press Conference next@Acer di New York, Acer meresmikan lini gaming Predator Orion 5000, yang diklaim untuk para gamer yang membutuhkan perangkat dengan performa superior yang dapat diubah sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Acer juga memperkenalkan Predator Orion 3000 sebagai seri desktop gaming kelas menengah. Kedua PC ini ditemani sejumlah aksesori gaming Predator untuk meningkatkan pengalaman bermain game.
 
“Memiliki spesifikasi perangkat gaming yang tepat merupakan langkah awal bagi para gamer untuk dapat memenangkan permainan mereka,” ungkap Jeff Lee, General Manager, Stationary Computing, dan IT Products Business, Acer.

“Bersama Predator Orion 9000, sebagai desktop PC gaming terbaik dari Acer, kami yakin dapat memenuhi berbagai macam kebutuhan para gamers dari berbagai kalangan.” Tambahnya.
 
Predator Orion 5000 dilengkapi prosesor Intel Core i7+ 8700K yang dipasangkan dengan chipset Intel Z370, dengan memori Intel Optane 32GB. Perangkat ini disokong kartu grafis GPU 2-way NVIDIA GeForce GTX 1080 Ti tipe SLI. 
 
Kerangka Predator Orion 5000 memiliki sisi panel transparan yang diklaim menunjukkan kekuatan perangkat internal yang juga dilengkapi EMI yang melindungi pengguna dari gangguan elektomagnetik.

Sisi panel yang mudah dibuka juga memudahkan pengguna menukar berbagai komponen saat upgrade dilakukan. Selain itu, IceTunnel 2.0 diklaim sebagai pengelola suhu didesain agar panas yang dihasilkan oleh perangkat dapat dialirkan ke beberapa zona termal untuk membuang panas.
 
Panel pada sisi depan Predator Orion 5000 juga dilengkapi penyaring debu yang memungkinkan Predator Orion 5000 menghirup lebih banyak udara dan menyaring debu-debu. 
 
Sementara itu, Predator Orion 3000 didukung dengan spesifikasi yang mirip, seperti adopsi prosesor Intel Core i7+ dan GPU NVIDIA GeForce GTX 1080. Sama seperti Orion 5000, Predator Orion 3000 yang disematkan memori Intel Optane yang dapat dikonfigurasi kapasitasnya hingga 32GB.

Predator Orion 3000 menggunakan RAM DDR4-2666 yang memiliki kapasitas hingga 64GB yang mendukung tindakan secepat kilat saat bermain.
 
Bersamaan dengan diluncurkannya Predator Orion 5000 dan 3000, Acer juga mengembangkan berbagai pilihan gadget dan aksesori. Salah satunya adalah Predator Cactus 510, mouse gaming yang dapat disesuaikan dengan sensor optik presisi yang mendukung hingga 16.000 DPI.

Ada juga kursi Gaming Predator, mencakup bantalan kursi yang dapat dilepas dan sokongan pinggang dan tulang belakang untuk memberikan kenyamanan saat bermain dengan sesi lama.

Aksesori menarik lainnya adalah Predator Hard Case, yang berbetuk seperti koper gaya militer. Acer mengklaim koper ini untuk menyimpan perangkat gaming Anda agar tetap terjaga dari kerusakan yang tak perlu.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.