Facebook: 200 Aplikasi Mungkin Salah Gunakan Data Pengguna

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 15 May 2018 08:17 WIB
media sosialfacebookCambridge Analytica
Facebook: 200 Aplikasi Mungkin Salah Gunakan Data Pengguna
Ketika melakukan penyelidikan setelah Cambridge Analytica, Facebook menemukan 200 aplikasi yang mungkin menyalahgunakan data pengguna. (AFP PHOTO / Daniel LEAL-OLIVAS)

Jakarta: Facebook berkata bahwa mereka telah menangguhkan sekitar 200 aplikasi. Mereka melakukan ini sebagai bagian dari penyelidikan terkait kasus penyalahgunaan data pengguna dalam skandal Cambridge Analytica.

Pada hari Senin, Facebook mengumumkan bahwa mereka telah menyelidiki ribuan aplikasi dalam waktu dua bulan setelah muncul laporan bahwa jutaan data pengguna Facebook di Amerika Serikat dikumpulkan dan dibagikan secara ilegal kepada Cambridge Analytica, badan konsultasi politik. 

Vice President of Product Partnerships, Faebook, Ime Archibong berkata dalam sebuah blog post bahwa Facebook sedang melakukan "tinjauan komprehensif" untuk mengidentifikasi setiap aplikasi yang memiliki akses pada data pengguna dalam jumlah banyak, lapor The Guardian

Ketika mereka menemukan aplikasi yang dianggap mencurigakan, Facebook berencana untuk melakukan wawancara, meminta informasi dari developer aplikasi tersebut dan "melakukan audit yang mungkin menyertakan inspeksi langsung," tulis Archibong. 

"Ada banyak hal lain yang harus dilakukan untuk menemukan semua aplikasi yang mungkin menyalahgunakan data pengguna Facebook -- dan ini akan memakan waktu. Kami memastikan bahwa investigasi ini dilakukan dengan seteliti dan secepat mungkin," kata Archibong. 

Jika Facebook menemukan aplikasi yang menyalahgunakan data, perusahaan berkata mereka akan memblokir aplikasi tersebut. Mereka juga ingin agar pengguna dapat memeriksa apakah data mereka termasuk ke dalam data yang disalahgunakan melalui sebuah halaman khusus. 


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

4 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.