Vivo V11 Pro Hadir di Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 12 Sep 2018 17:00 WIB
vivo
Vivo V11 Pro Hadir di Indonesia
Vivo mengumumkan kehadiran V11 pro dan V11 di Indonesia, didukung sensor pemindai sidik jari di layar.

Jakarta: Vivo resmi mengumumkan kehadiran smartphone seri V terbarunya, V11 Pro di Indonesia. Ponsel cerdas ini mengunggulkan teknologi Screen Touch ID, diklaim sebagai teknologi pemindai sidik jari di layar pertama dan satu-satunya di dunia.

"Kami memperkenalkan teknologi Screen Touch ID pertama kali di Indonesia, dan Vivo adalah satu-satunya produsen smartphone yang memiliki teknologi ini," ujar CEO Vivo Indonesia James Wei.

Senior Product Manager Vivo Indonesia Yoga Samiaji menjelaskan lebih detil bahwa teknologi Screen Touch ID ini memanfaatkan kemampuan panel layar Super AMOLED dalam menyinari layar untuk mendapatkan hasil pindai sidik jari masing-masing pengguna, yang akan diteruskan ke sensor pemindai.

Kemampuan tersebut diklaim Yoga mampu menjaga keamanan dari sensor pemindai dan perangkat secara keseluruhan.

Selain itu, Vivo turut membekali V11 Pro dengan kamera berteknologi kecerdasan buatan (AI) baik pada kamera depan dengan resolusi 25MP maupun pada kamera belakang bersensor 16MP + 5MP.

Dukungan teknologi AI pada kamera tersebut memungkinkan ponsel cerdas ini untuk menghasilkan foto lebih baik pada kondisi pencahayaan di belakang obyek lebih terang, serta membantu pengguna dalam menentukan penempatan obyek sesuai dengan teori komposisi dalam fotografi.

Kamera depan Vivo V11 Pro juga berbekal teknologi Face Access, dengan dukungan infra merah yang dapat mendeteksi 1024 titik wajah. Teknologi ini dapat mendeteksi wajah dengan lebih cepat, juga dalam pencahayaan redup saat membuka kunci layar perangkat.

Sementara itu, Vivo V11 Pro hadir dengan layar Super AMOLED berukuran 6,41 inci berasio aspek 19,5:9, dan ukuran bezel kanan dan kiri setebal 1,76 mm.

Layar ini juga mengusung desain 3D di tepiannya, diklaim mampu menyuguhkan pengalaman lebih menyenangkan saat menggenggam perangkat.

Menyoal spesifikasi, Vivo V11 Pro didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 660 AIE, RAM 6GB, ruang penyimpanan 64GB dan sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan antarmuka pengguna khas Vivo, FunTouch 4.5.

Smartphone ini juga didukung oleh Jovi Smart Center, bertugas memberikan informasi sesuai dengan kebiasaan pengguna.

Di saat bersamaan, Vivo juga mengumumkan saudara V11 Pro dengan penawaran harga lebih terjangkau, V11. Selain harga, perbedaan lain yang diusung keduanya terdapat pada chip prosesor pendukung, sebab V11 didukung oleh MediaTek Helio P60.

Vivo V11 Pro dan Vivo V11 telah dapat dipesan melalui program pre-order mulai 12 September hingga 19 September 2018 ini di Vivo Store, toko ritel mitra dan Indosat Store, serta di Shopee, JD.ID, AkuLaku, Lazada, dan Tokopedia, seharga Rp4.999.000 untuk V11 Pro, dan Rp4.499.000 untuk V11, dalam pilihan warna Starry Black dan Nebula Purple.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.