Linksys Kenalkan Mesh Wi-Fi Velop, Apa Itu?

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 05 Apr 2018 16:58 WIB
linksys
Linksys Kenalkan Mesh Wi-Fi Velop, Apa Itu?
Linksys meluncurkan Velop, perangkat Wi-Fi dengan teknologi mesh network.

Jakarta: Linksys resmi meluncurkan perangkat dengan usungan sistem modular tri-band mesh Wi-Fi, bertajuk Velop. Perangkat ini diklaim mampu mencakup ruang lebih luas dengan kekuatan dan kecepatan jaringan lebih baik dibandingkan perangkat lain.

"Velop menawarkan kemudahan pengaturan perangkat, sesuai untuk masyarakat yang tak suka ribet. Velop juga ditujukan lebih untuk developer, desain interior, juga orang yang mementingkan desain tapi tak mau kompromikan performa," ujar Sales Manager Linksys Indonesia Veroniaty Chang.

Menggunakan sistem tri-band AC2200, Velop menawarkan empat fungsi sekaligus dalam satu perangkat: router, range extender, access point dan bridge. Kemudahan pengaturan awal dihadirkan Linksys berkat dukungan aplikasi yang menyuguhkan proses pemasangan yang diklaim mudah dan intuitif, tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

Setiap perangkat ini juga disebut memanfaatkan Bluetooth untuk berkomunikasi antara perangkat seluler dan node. Penggunaan sistem mesh network pada Velop juga diklaim Linksys memungkinkan perangkatnya menyiarkan jaringan dengan kekuatan penuh, meski jaringan disiarkan dari repeater gabungan.

Hal ini, jelas Technical Sales Specialist Belkin International Teguh P. Mulyo, menjadi pembeda Velop dengan perangkat lain, yang umumnya menyiarkan jaringan dengan kekuatan semakin lemah saat ponsel atau perangkat pengguna jaringan berada dengan jarak menjauhi perangkat pemancar Wi-Fi.

Selain itu, Velop juga dibekali dengan teknologi kecerdasan, memungkinkannya menentukan jaringan yang harus digunakan oleh smartphone atau perangkat lain, berdasarkan jarak dengan perangkat Wi-Fi agar dapat menyuguhkan performa dan kecepatan jaringan baik dan cepat.

Menyoal desain, Linksys tidak membekali Velop dengan antena eksternal, sehingga desain perangkat lebih menarik dan unik. Meskipun demikian, Linksys Velop hadir dengan antena internal 360 derajat, diklaim mampu memancarkan jaringan ke berbagai arah.

Velop juga menggunakan sistem chip terintegrasi karya Qualcomm, menggabungkan prosesor 716 MHz quad-core ARM Cortex-A7, tiga radio Wi-Fi, satu 2,4GHz dan dua 5,0GHz, serta dua port LAN/WAN Gigabit penginderaan otomatis.

Linksys Velop telah dipasarkan melalui sejumlah e-commerce. Di Indonesia, Linksys memasarkan Velop dalam varian berisi tiga perangkat, seharga Rp6.999.000, dan garansi selama tiga tahun.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.