Survei: 9% Pengguna Facebook di AS Hapus Akun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 13 Apr 2018 11:13 WIB
media sosialfacebookCambridge Analytica
Survei: 9% Pengguna Facebook di AS Hapus Akun
Belasan juta orang di AS hapus akun Facebook mereka. (AFP PHOTO / Mladen ANTONOV)

Jakarta: Facebook telah menghadapi berbagai skandal dalam beberapa tahun belakangan. Namun, kontroversi dan kemarahan yang muncul akibat skandal Cambrdige Analytica merupakan tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh Facebook.

CEO Mark Zuckerberg bahkan harus datang ke Washington D.C untuk menyampaikan kesaksiannya di hadapan para regulator terkait privasi data dan berbagai masalah lainnya. 

Sementara itu, sejak skandal Cambridge Analytica muncul ke permukaan beberapa minggu lalu, muncul sebuah gerakan bawah tanah yang mendorong pengguna untuk menghapus akun Facebook mereka.

Hingga saat ini, Anda mungkin sudah melihat tagar DeleteFacebook di beberapa platform media sosial lain. Ironisnya, tagar tersebut juga ada di Facebook sendiri.

Menurut laporan BGR, minggu lalu, Zuckerberg mengatakan bahwa tidak ada penurunan pengguna yang signifikan. Namun, survei baru dari Creative Strategies mengklaim bahwa 9 persen dari masyarakat Amerika mungkin telah menghapus akun mereka. 

"Privasi itu penting bagi panelis kami," tulis laporan Creative Strategies, seperti yang dilaporkan oleh TechPinions. "Tiga puluh enam persen mengatakan bahwa mereka sangat peduli akan privasi dan 41 persen mengatakan mereka cukup peduli.

"Tingkah laku mereka di Facebook berubah karena kepedulian mereka atas privasi. Tujuh belas persen menghapus aplikasi Facebook dari ponsel mereka, 11 persen menghapusnya dari perangkat lain dan 9 persen menghapus akun Facebook mereka sepenuhnya.

"Orang-orang ini mungkin tidak akan membuat Facebook khawatir. Namun, ada langkah lain yang pengguna ambil yang bisa memengaruhi bisnis model Facebook secara langsung."

Di Amerika Serikat, total pengguna Facebook mencapai 214 juta orang. Meskipun terdengar kecil, 9 persen dari total pengguna di AS mencapai 19,2 juta orang. Belasan juta orang itu telah menghapus akun mereka hanya dalam waktu beberapa minggu belakangan. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.