Facebook Blokir Aplikasi Baru untuk Sementara

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 29 Mar 2018 17:08 WIB
media sosialfacebookCambridge Analytica
Facebook Blokir Aplikasi Baru untuk Sementara
Facebook blokir aplikasi dan chatbot baru untuk sementara. (AFP PHOTO / LIONEL BONAVENTURE)

Jakarta: Diam-diam, Facebook mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan proses peninjauan aplikasi baru. Itu artinya, para developer tidak lagi bisa meluncurkan aplikasi atau chatbot baru di Facebook.

Pemberhentian ini memang bersifat sementara. Namun, ini tetap mengagetkan para developer yang berharap mereka bisa meluncurkan aplikasi atau chatbot baru. 

"Bayangkan, setelah bekerja selama ratusan jam, menyalurkan uang sebesar ratusan ribu dollar, puluhan klien menghilang begitu saja karena keputusan Facebook," kata Troy Osinoff, salah satu pendiri badan digital, JUICE.

Bagi Osinoff, keputusan Facebook merupakan pengingat bahwa mereka tidak boleh hanya fokus pada satu platform, lapor Mashable

Facebook mengambil keputusan ini setelah skandal Cambridge Analytica menjadi bahan pembicaraan selama dua minggu belakangan.

Media sosial itu memutuskn untuk meninjau kembali bagaimana mereka meninjau sebuah aplikasi karena sebuah aplikasi survei digital -- bernama "thisisyourdigitallife" -- bisa menambang data puluhan juta pengguna Facebook dan menjualnya ke pihak ketiga, yaitu Cambridge Analytica. 

Tidak hanya itu, Cambridge Analytica juga bisa dengan mudah menyimpan data tersebut bahkan setelah mereka mengklaim mereka telah menghapus data itu, seperti yang disebutkan oleh The Verge. 

"Untuk mempertahankan kepercayaan yang pengguna letakkan di Facebook ketika mereka berbagi informasi, kami membuat beberapa perubahan tentang bagaimana cara kerja platform kami," tulis Ime Archibong, Vice President of Partnerships, Facebook.

"Kami tahu perubahan ini tidak mudah, tapi kami percaya, perubahan ini akan membantu untuk mengembalikan kepercayaan pengguna dengan ekosistem developer."


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.