Qualcomm Tuduh Apple Curi Rahasia untuk Intel

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 03 Oct 2018 10:15 WIB
applequalcomm
Qualcomm Tuduh Apple Curi Rahasia untuk Intel
Qualcomm melayangkan dokumen tuntutan hukum baru terhadap Apple, terkait pencurian informasi rahasia.

Jakarta: Qualcomm mengungkap tuntutan besar terhadap Apple, menuduhnya mencuri sejumlah besar informasi rahasia perdagangan demi meningkatkan performa chipset yang disediakan oleh kompetitornya, Intel.

Qualcomm berharap pengadilan akan menyetujui tuduhan pencurian rahasia dari dokumen kesepakatan software yang ditandatangani Apple saat menjadi pelanggan Qualcomm pada satu dekade terakhir pada dokumen tuntutan hukumnya.

Dua perusahaan tersebut telah melayangkan tuntutan hukum satu sama lain di seluruh dunia terkait dengan keengganan Apple untuk meminta pemasok membayarkan royalti kepada Qualcomm, yang dianggapnya berlebihan untuk iPhone.

CNBC melaporkan, dokumen tuntutan hukum ini telah didaftarkan di Pengadilan Tinggi di San Diego, menjadi upaya terbaru Qualcomm untuk memberikan Apple tekanan sehingga segera memenuhi permintaannya.

Namun penasihat umum Qualcomm, Donald Rosenberg, menyebut kasus ini berdiri sendiri dan tetap akan didaftarkan, meski tanpa ada permasalahan sebelumnya antara Apple dan Qualcomm.

Tuntutan hukum baru ini merupakan bagian dari tuntutan terpisah yang didaftarkan pada bulan November lalu, menuduh Apple melanggar kesepakatan yang ditandatanganinya dengan Qualcomm, saat mulai mengembangkan penggunaan chip Qualcomm di iPhone.

Kesepakatan ini mengharuskan Apple mengizinkan Qualcomm untuk secara periodik memastikan bahwa software kode sumber dan alat yang dibagikannya kepada Apple sebagai bagian dari kesepakatan, diamankan dan dilindungi dengan benar.

Sebelumnya, Qualcomm menuduh Apple mencegah teknisinya untuk mengaudit penggunaan yang dilakukan Apple terhadap kode sumber karyanya dan kemudian menuntutnya.

Perubahan tuntutan ini disebabkan oleh temuan bahwa teknisi Apple secara berulang menyediakan kode sumber dan informasi rahasia lain kepada teknisi Intel, sehingga mereka dapat meningkatkan performa chip Intel.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

2 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.