Xiaomi Mi 5c, Ponsel Pertama yang Pakai Prosesor Sendiri

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 01 Mar 2017 11:14 WIB
xiaomi
Xiaomi Mi 5c, Ponsel Pertama yang Pakai Prosesor Sendiri
Xiaomi Mi 5c.

Metrotvnews.com: Mengikuti jejak Apple dan Huawei, Xiaomi mengumumkan Mi 5c, ponsel yang menggunakan prosesor pertama buatan sendiri, Surge S1.

Mi 5c terlihat seperti versi lebih terjangkau dari Mi 5 yang diluncurkan tahun lalu. Sama seperti ponsel itu, Mi 5c memiliki layar 5,15 inci. Namun, ia hanya memiliki RAM 3GB, kamera belakang 12MP dan baterai berdaya 2.860 mAh. Sebagai perbandingan Mi 5 memiliki RAM 4GB, kamera belakang 16MP dan bateri 3.000 mAh. 

Namun, seperti yang disebutkan oleh CNET, Mi 5c jauh lebih terjangkau. Ia dihargai CNY1,500 atau sekitar Rp2,9 juta. Ia akan diluncurkan pada tanggal 3 Maret di Tiongkok. Sementara Mi 5 dihargai CNY2,700 (Rp5,2 juta) tahun lalu.

Mi 5c menggunakan prosesor Surge S1 dengan kecepatan 2.2GHz, buatan Pinecone, salah satu divisi Xiaomi yang dibuat 2 tahun lalu. Xiaomi mengklaim, Surge S1 buatan  mereka mengalahkan performa Snapdragon 625, prosesor kelas menengah dari Qualcomm. 

Xiaomi Mi 5c

Xiaomi Mi 5c memiliki layar dengan resolus 2560 x 1600. Untuk masalah kamera depan, ia dilengkapi dengan kamera 8MP dengan memori internal 64GB. Ponsel yang sudah menggunakan Android 7.1 Nougat ini akan tersedia dalam 3 varian yaitu Rose Gold, Hitam dan Emas. Sama seperti ponsel-ponsel Xiaomi sebelumnya, ia menggunakan MIUI.

Xiaomi menjadi manufaktur ponsel keempat yang membuat prosesornya sendiri setelah Apple, Samsung dan Huawei. Secara teori, hal ini memungkinkan perusahaan asal Tiongkok itu untuk menekan ongkos produksi sehingga mereka bisa menjual ponsel dengan harga semakin murah. Hal ini juga akan mendukung operasi mereka di Tiongkok.

Saat ini, Mi 5c dijual eksklusif di Tiongkok. Tidak tertutup kemungkinan ia akan dibawa ke Indonesia. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.