Jangkau 350 Kota dan Kabupaten, XL Ingin Konsumennya Tinggalkan Jaringan 2G

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 28 Nov 2016 11:14 WIB
xltelekomunikasi
Jangkau 350 Kota dan Kabupaten, XL Ingin Konsumennya Tinggalkan Jaringan 2G
Chief Service Management Officer XL, Yessie D. Yosetya.

Metrotvnews.com, Jakarta: Awal bulan Oktober lalu, XL mulai menggunakan frekuensi 900 MHz untuk memperluas layanan 3G mereka.

Dalam keterangan resminya, XL menyebutkan, layanan 3G mereka telah mencapai sekitar 350 kota dan kabupaten, meningkat hingga 6 kali lipat dari layanan sebelumnya yang hanya menjangkau 40 kota.

"Perluasan jangkauan wilayah layanan 3G ini merupakan upaya XL untuk terus meningkatkan layanan kepada pelanggan dan masyarakat," kata Chief Service Management Officer XL, Yessie D. Yosetya.

"Dengan adanya layanan 3G berkecepatan tinggi, berarti akses ke internet dan layanan data menjadi lebih lancar," ujarnya. Dan hal ini diharapkan akan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan efisiensi dan produktivits.

Yessie menjelaskan, XL masih berencana untuk memperluas jangkauan 3G mereka. Hingga akhir tahun, Yessie berkata, XL akan memperluas jaringannya ke sekitar 150 kota dan kabupaten di Indonesia. Perluasan jaringan 3G ini akan dilakukan seiring dengan implementasi jaringan 4G.

Semakin luasnya jangkauan 3G berarti semakin banyak pula pelanggan XL yang akan beralih dari layanan 2G ke 3G. Dan hal ini diharapkan akan mempersiapkan mereka untuk menggunakan layanan 4G.

Saat ini, sekitar 40 persen pengguna XL masih berada di jaringan 2G. Sementara secara keseluruhan, sebanyak 60-70 persen pelanggan operator telekomunikasi masih menggunakan 2G. XL ingin terus mendorong penggunanya untuk beralih ke 3G atau 4G, yang menawarkan internet yang lebih baik.

XL mengatakan, layanan 3G barunya dapat memberikan sinyal 2 kali lebih kuat saat digunakan di dalam ruangan. Selain itu, mereka menyebutkan, sinyal 3G di dalam ruangan menjadi lebih cepat dan stabil. Kecepatan yang ditawarkan oleh jaringan 3G ini mencapai 21 Mbps.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.