ASUS Kuasai Pasar Monitor Gaming

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 16 Dec 2018 13:13 WIB
asushardware
ASUS Kuasai Pasar Monitor Gaming
Ilustrasi.

Jakarta: Tumbuh industri game turut menyuburkan penjualan produk segmen gaming, salah satunya monitor.

Data dari WitsView, salah satu divisi firma riset Trendforce, mengungkap data mengenai pengiriman produk monitor gaming dengan refresh rate di atas 100Hz tahun 2018 mencapai 5,1 juta unit. Pertumbuhannya sebesar 100 persen dari tahun lalu yang tercatat pengirimannya sebesar 2,5 juta unit.

Menurut Senior Reseach Manager WitsView, Anita Wang, hal ini didorong esport masuk dalam acara Asian Games tahun ini. Tiongkok sebagai salah satu pasar game terbesar di dunia turut mendorong peningkatan jumlah pengiriman monitor gaming.

Kehadiran game seperti PlayerUnknown's Battlegrounds membuat iCafe di Tiongkok memperbarui monitor mereka dengan mode refresh rate 144Hz sejak tahun lalu. Game tersebut semakin diminati dengan kualitas grafis lebih tinggi lewat monitor gaming.

Siapa merek yang mendominasi pasar monitor gaming? ASUS dicantumkan sebagai vendor yang mengirimkan paling banyak monitor gaming termasuk mempopulerkan monitor gaming lengkung. ASUS disebutkan cukup banyak menghadirkan inovasi di produk monitor gaming.

Kemudian di posisi kedua ada Acer. Oleh analis TrendForce, Acer dinilai lebih akhir dalam memfokuskan produksi monitor gaming dibandingkan ASUS, namun berhasil menyalip total pengiriman dari BenQ dan bertahan di posisi kedua sejak 2017.

BenQ yang di tahun lalu berada di posisi ketiga tahun ini langsung hilang dari posisi lima besar. Merek AOC dan Philips berhasil hadir sebagai salah satu vendor monitor gaming yang fokus menawarkan layar lengkung di pasar Eropa dan Asia Pasifik, selain Tiongkok.

Namun dari seluruh merek, Samsung pantas disebut mendominasi pasar monitor gaming lengkung. Tahun ini, Samsung berhasil masuk ke posisi lima besar di posisi paling akhir dengan 95 persen produknya yang dikirimkan adalah model layar lengkung.

TrendForce menemukan tren monitor gaming layar lengkung di tahun 2018 melebihi 50 persen total pengiriman monitor gaming di dunia. Model layar datar dengan panel LCD bakal semakin menurun di tahun selanjutnya yaitu 46 persen dibandingkan tahun lalu di angka 77 persen.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.