Amazon Salahkan Manusia Soal Pengintaian Echo

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 21 Dec 2018 10:17 WIB
amazon
Amazon Salahkan Manusia Soal Pengintaian Echo
AMazon menyalahkan kesalahan manusia terkait insiden pengintaian oleh Alexa di unit Echo.

Jakarta: Baru-baru ini, seorang pengguna Echo di Jerman menerima tautan dari Alexa, memberikannya akses ke 1.700 file audio dari speaker cerdas Amazon Echo milik orang yang tidak dikenalnya.

Saat pemberitaan ini beredar, Amazon sempat enggan memberikan tanggapan terkait dengan konsumen yang menerima seluruh file audio ini, dan tautan dilaporkan telah dihapus setelah konsumen tersebut memuatnya di komputer rumah.

Insiden ini terjadi saat konsumen penerima file ini meminta Alexa untuk memutar percakapan dirinya yang telah direkam, namun menyadari dirinya menerima tautan ke file audio orang asing. Rekaman tersebut dilaporkan berisi percakapan antara laki-laki dan teman perempuannya.

Informasi yang beredar menyebut bahwa salah satu publikasi di Jerman mampu mengidentifikasi laki-laki tersebut dengan mendengarkan hasil rekaman ini. Sementara itu, Amazon menyalahkan insiden akibat kesalahan manusia, mengatakan bahwa tindakan ini dapat mengoptimalkan prosesnya setelah insiden ini.

Pada bulan Mei lalu, insiden serupa juga terjadi saat unit Echo merekam percakapan pribadi antara suami dan istri yang terjadi di dalam rumahnya di Portland, Oregon. Dialog ini dikirimkan kepada pegawainya yang tinggal di Seattle, Washington.

Pada kasus ini, Amazon menyebut asisten Alexa salah mengira bahwa pengguna mengucapkan kata kunci Alexa, dan juga salah mengartikan percakapan yang terjadi di latar belakang.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.