IFC dan Alipay Latih 10 Ribu Ahli Teknologi Finansial

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 18 Oct 2018 21:30 WIB
alibaba
IFC dan Alipay Latih 10 Ribu Ahli Teknologi Finansial
Ilustrasi.

Jakarta: International Financial Corporation (IFC) dan Ant Financial Services Group bekerja sama dalam mengadakan program "10x1.000 Tech for Inclusion". 

Tujuan dari program ini adalah untuk membuat platform interaktif yang memungkinkan berbagai negara untuk saling bertukar ilmu dengan tujuan melatih 10 ribu ahli teknologi di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia.

Para ahli teknologi ini nantinya diharapkan akan bisa membuat layanan keuangan yang bisa mengurangi kemiskinan. 

"Saya percaya berinvestasi pada masyarakat berarti berinvestasi untuk masa depan. Saya berharap negara-negara berkembang dapat mengambil manfaat dari talenta-talenta yang dilatih dalam program “10x1.000 Tech for Inclusion” dan mampu menggapai masa depan yang lebih cerah melalui ekonomi digital,” ujar Jack Ma. 

Program 10x1.000 Tech for Inclusion akan mengadakan berbagai lokakarya terkait teknologi finansial di Tiongkok dan negara lain. Untuk itu, mereka akan mencari mitra lokal, baik dari sektor publik maupun swasta.

“Teknologi memberikan keuntungan terbesar di era digital dengan membawa kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama untuk sistem keuangan yang inklusif,” kata Eric Jing, Executive Chairman dan Chief Executive Officer Ant Financial

“Sistem finansial berbasis digital telah mengubah lanskap finansial, membentuk pasar-pasar baru, memberdayakan konsumen, dan untuk pertama kali membuat kegiatan perbankan dapat dilakukan oleh jutaan orang di dunia yang belum terjangkau sebelumnya," kata CEO IFC Philippe Le Houérou. 


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

5 days Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.