Ambisi Grab Disokong SoftBank Lewat Dana Rp7,6 Triliun?

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 08 Oct 2018 14:51 WIB
grab
Ambisi Grab Disokong SoftBank Lewat Dana Rp7,6 Triliun?
Optimisme Grab memanfaatkan platformnya guna dorong ekonomi digital dorong SoftBank gelontorkan pendanaan besar.

Jakarta: Di tengah penurunan kepercayaan terkait perusahaan teknologi besar, pendiri Grab tetap optimistis.

CEO dan Co-Founder Grab dilaporkan menguji keyakinan mereka melalui rencana ambisius untuk memanfaatkan platform guna menghadirkan revolusi ekonomi di delapan negara di Asia Tenggara.

Rencana ini mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak, termasuk SoftBank, yang dilaporkan Venture Beat bersiap untuk menggelontorkan pendanaan baru senilai USD500 juta (Rp7,6 triliun) sebagai bagian dari seri pendanaan bernilai USD1 miliar (Rp15,3 triliun) untuk Grab.

Pendanaan ini menambah pendanaan lain yang telah diterima Grab sebelumnya, dengan nilai mencapai USD6 miliar (Rp91,7 triliun), termasuk USD1 miliar (Rp15,3 triliun) yang diperolehnya dari Toyota pada awal tahun ini.

Setelah berhasil melengserkan Uber dari wilayah asia tenggara awal tahun ini, Grab kini terfokus pada upayanya menjadi penyedia layanan terkait transportasi via teknologi satu-satunya.

Grab menyakini perusahaannya dapat menjadi katalisator guna mengubah negara berkembang di Asia Tenggara dengan memungkinkan mereka berpartisipasi secara penuh pada ekonomi digital. Salah satu upaya ini akan diwujudkan Grab melalu GrabPlatform.

GrabPlatform merupakan platform terbuka yang memungkinkan mitra untuk menawarkan layanannya kepada 110 juta pengunduh aplikasi Grab di 235 kota.

Dengan menggunakan API Grab, mitra dapat memanfaatkan logistik dan teknologi pembayaran untuk menjangkau basis pengguna lebih luas di delapan teritori Grab yaitu Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Kamboja.

Sementara itu pada bulan Maret lalu, Grab mengumumkan perluasan layanan finansial miliknya via perusahaan gabungan yang menawarkan layanan pinjaman kepada pengguna. Layanan ini mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro kecil menengah, dan akan terus bertumbuh secara dramatis pada tahun-tahun mendatang.

Upaya mendorong pertumbuhan UMKM ini turut didukung oleh pendanaan awal bernilai USD250 juta (Rp3,8 triliun) yang diumumkan Grab ventures pada bulan Agustus lalu.

Pendanaan ini ditujukan sebagai investasi untuk startup Indonesia guna mendorong upaya menjadi negara ekonomi digital.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.