Militer AS Ingin Ubah Kapal Induk Jadi Pabrik Drone

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 03 Oct 2016 11:48 WIB
teknologi
Militer AS Ingin Ubah Kapal Induk Jadi Pabrik Drone
Militer AS ingin kapal induk jadi pabrik drone (foto: Global Futurist)

Metrotvnews.com: Militer Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk mengembangkan teknologi produksi drone militer yang bisa dilakukan langsung di kapal induk.

Menurut Global Futurist, teknologi tersebut akan membuat kapal induk menjadi armada perang yang lebih mematikan dari sebelumnya. Tidak hanya itu, operasi militer juga bisa dilakukan lebih efektif dan minim korban jiwa dari sisi AS.

Proses produski drone di kapal induk akan melibatkan teknologi cetak 3D. Saat ini, teknologi cetak 3D telah bisa digunakan untuk menghasilkan komponen-komponen mesin berbahan metal.

Dengan memanfaatkan cetak 3D, militer AS ingin kapal induk mereka menjadi pabrik drone mengambang dan bisa dioperasikan di laut manapun di seluruh dunia.

Apa untungnya mengubah kapal induk menjadi pabrik produksi drone militer? Seperti yang telah disebutkan, penggunaan drone akan menambah nilai efektivitas kapal induk dalam sebuah operasi militer. Drone yang jauh lebih murah dan lebih mudah diproduksi menjadi salah satu alasan mengapa AS melirik teknologi tersebut. Soal serangan, drone juga semakin tidak ketinggalan ketimbang pesawat tempur.

Sebagai gambaran, pemerintah AS harus merogoh kocek setidaknya USD6 miliar untuk memboyong 70 pesawat tempur ke kapal induk.

Pesawat tempur tersebut juga sangat sulit dan membutuhkan waktu lama untuk dibuat. Angka pengeluaran tersebut bisa ditekan jika menggunakan drone, apalagi produksinya bisa langsung dilakukan di kapal induk. AS dengan mudah bisa "mengganti" drone yang jatu nantinya.

Drone juga sangat fleksibel. Desainnya bisa dirancang dengan mudah dan dapat digunakan bukan hanya untuk berperang. Teknologi drone yang semakin berkembang juga akan membantu penerapan skenario pembuatan drone di kapal induk menjadi semakin nyata.


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

9 hours Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.